Ada beberapa judul buku sastra dalam Sastra Masuk Kurikulum dikritik karena mengandung cabul-kekerasan. Kemdikburistek menarik dan merevisi rekomendasi buku.
Menpora RI Dito Ariotedjo menegaskan, Pramuka tetap menjadi ekskul yang wajib dijadikan opsi di sekolah. Sementara, ada wacana Pramuka jadi kokurikuler.