PT BPR Bali Artha Anugrah ditutup dan manajemennya dibubarkan akibat dugaan penerbitan 635 kredit fiktif oleh tiga petinggi bank. Investigasi masih berlanjut.
BPD Bali mengajukan plafon KUR Rp 1,9 triliun untuk 2025, setelah realisasi 2024 mencapai Rp 1,93 triliun. Kualitas KUR terjaga dengan NPL di bawah 0,5%.
Penjualan eceran di Bali diprediksi terus meningkat pada November 2024, didorong pertumbuhan ekonomi dan kedatangan wisatawan. Stabilitas harga dijaga.