Hanya dua kursi menteri di kabinet Presiden Jokowi yang kini diisi oleh kader Partai NasDem, setelah eks Menkominfo Johnny G Plate ditetapkan tersangka.
Menurut Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Arya Budi, reshuffle kabinet kali ini demi menjaga kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan.
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Provinsi Papua 2019-2024, Max Richard Krey, membela Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang siap maju Ketum Golkar.