Rumah dapat dimasuki berbagai makhluk, salah satunya adalah ular. Kehadiran hewan melata ini bisa bikin penghuni panik.
Meski tak selalu masuk untuk menyerang penghuni rumah, ular dapat mengancam keselamatan. Ular bisa melilit, mematok, hingga meracuni manusia.
Jadi penghuni harus siap kalau tiba-tiba ada ular di rumah. Pastikan untuk menanganinya dengan cara yang aman. Berikut ini caranya.
Ketua Sioux Snake, Sioux One, pernah mengatakan penghuni rumah harus tenang dan waspada saat menemukan ular di rumah. Jangan panik, ular itu belum tentu akan menyerang penghuni rumah kok.
Akan tetapi, penghuni harus tahu bahwa ular itu mudah terprovokasi saat melihat gerakan yang mengagetkan. Oleh karena itu, penghuni dianjurkan untuk meminimalisir gerakan.
"Kalo sudah terlanjur ular masuk ke dalam rumah, tenang. Gunakan metode STOP, pantau ular geraknya ke mana, jika ke dalam kamar, lebih baik ditutup agar tidak keluar. Jika terlihat tidak masuk ruangan, usahakan ruangan yang bisa di jangkau tutup pintu nya. Call Sioux Snake Rescue atau Damkar terdekat," kata Sioux kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Sioux menyarankan untuk menggunakan sapu bergagang, kain pel bergagang, dorongan air bergagang, semprotan obat nyamuk, atau pewangi ruangan saat mengusir ular.
Selain itu, metode STOP adalah singkatan dari Silent, Thinking, Observe, dan Prepare. Berikut ini cara melakukannya.
Metode STOP
1. Silent
Pertama, diam sejenak ketika bertemu dengan ular. Penghuni boleh bersuara untuk memanggil orang lain tetapi tidak bergerak.
2. Thinking
Kemudian, penghuni memikirkan jenis ular apa yang dilihat dan di mana lokasinya.
3. Observe
Perhatikan lingkungan sekitar untuk menemukan alat atau lokasi yang aman untuk menghindar.
4. Prepare
Lalu, persiapkan diri untuk mengambil langkah selanjutnya, misalnya menjauh. Langkah yang dianjurkan adalah menjauh sambil memantau pergerakan ular ke arah mana.
Itulah cara menghadapi ular yang masuk rumah. Semoga bermanfaat!
Simak Video "Video: Ular Kobra Jadi 'Penghalang' Proses Evakuasi Mayat Wanita Dalam Sumur di Tasikmalaya"
(dhw/ilf)