Pasang Kipas Angin Dekat Jendela Terbuka, Efektif Bikin Ruangan Adem?

Pasang Kipas Angin Dekat Jendela Terbuka, Efektif Bikin Ruangan Adem?

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 26 Agu 2026 11:04 WIB
ilustrasi kipas angin
Ilustrasi kipas angin. Foto: iStock
Jakarta -

Kipas angin merupakan perangkat elektronik yang kerap dipakai untuk mengusir panas di rumah. Namun, perangkat ini sekarang digantikan dengan AC agar hawa dingin lebih cepat muncul dan menyebar.

Sebenarnya itu bukan salah kipas angin, tetapi penggunanya yang belum tau trik memanfaatkan udara dari luar. Dilansir dari BBC, kipas angin perlu diletakkan di tempat yang tepat agar bisa mendinginkan satu ruangan.

Menurut Becci Taylor, seorang spesialis fisika bangunan di perusahaan teknik Arup, untuk kipas berukuran besar sebaiknya diletakkan di dekat jendela karena bisa membantu ruangan lebih adem. Posisinya adalah kipas membelakangi jendela. Angin yang masuk dari jendela akan disebar oleh kipas ke dalam rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, pada kondisi tertentu terutama saat udaranya terasa panas, lebih baik jendela ditutup dan cukup pakai kipas angin saja. Selain itu, jika cahaya matahari menyorot langsung ke rumah, sebaiknya jendela ditambahkan tirai agar udara di dalam tidak panas.

Jika hanya memakai kipas kecil yang hanya bisa dipakai untuk satu orang, tentu tidak perlu ada lokasi khusus untuk meletakkannya.

ADVERTISEMENT

Profesor Mike Tipton dari Universitas Portsmouth menambahkan arah kipas ini sebaiknya tidak mengarah ke satu orang dan tidak boleh terlalu dekat dengan tubuh seseorang. Alasannya agar memberikan pergerakan udara ke seluruh tubuh.

Menurutnya, pergerakan udara ini dapat meningkatkan efektivitas keringat yang disebabkan oleh upaya alami tubuh untuk mendinginkan diri.

Letakkan Es Batu di Depan Kipas

Selain di depan jendela, menurut Taylor, semangkuk air atau es yang diletakkan di depan kipas angin juga bisa membuat ruangan jadi lebih adem. Hal ini karena pergerakan udara mendorong air dalam mangkuk untuk menguap. Cara itu mengurangi panas dari udara sehingga membuat ruangan sedikit lebih dingin.

Semakin banyak uap air akan membuat ruangan lebih lembap dan berpengaruh untuk mencegah tubuh berkeringat.

"Berkeringat dan uap air bekerja dengan cara yang sama, itulah sebabnya terasa nyaman dan lebih sejuk berada di dekat air mancur atau perairan terbuka. Anda dapat memanfaatkan mekanisme itu dengan menaruh cairan di depan kipas yang dapat menguap," jelasnya dikutip pada Rabu (26/8/2026).

Satu tips penting adalah jangan pernah menutupi kipas angin dengan handuk basah atau beku ketika hendak membuat rumah jadi lebih sejuk. Cara ini lebih berbahaya karena bisa menyebabkan masalah listrik pada kipas.

Detikers kira-kira mau coba yang mana nih dari dua trik tersebut? Semoga berhasil mengurangi panas di rumah ya.



(dhw/dhw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads