Kelelawar kerap terlihat beterbangan di sekitar rumah ketika malam hari. Hewan nokturnal ini biasanya mencari makanan dan tempat berlindung, tetapi kehadirannya di sekitar rumah bisa mengganggu penghuni.
Selain membuat tidak nyaman, kelelawar juga dapat menjadi pembawa sejumlah patogen yang berpotensi menular ke manusia. Karena itu, penting untuk mencegah kelelawar masuk dan bersarang di bagian rumah seperti atap atau loteng.
Namun, kelelawar biasanya tidak datang begitu saja. Ada beberapa kondisi di sekitar rumah yang dapat menarik perhatian hewan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari The Spruce, berikut penyebab kelelawar datang ke rumah dan cara mencegahnya.
Penyebab Kelelawar Masuk Rumah
1. Ada Sumber Makanan dan Air
Kelelawar dapat mencari tempat berlindung yang dekat dengan sumber makanan. Serangga dan buah-buahan menjadi salah satu makanan yang menarik kelelawar.
Karena itu, rumah dengan pohon buah yang sedang berbuah berpotensi lebih sering didatangi kelelawar.
Selain makanan, kelelawar juga membutuhkan air. Kolam, kolam renang, air mancur, dan sumber air lainnya dapat menjadi tempat yang menarik bagi kelelawar untuk minum.
2. Ada Tempat yang Hangat
Kelelawar juga membutuhkan tempat berlindung yang nyaman dan hangat. Celah pada bagian atap atau fasad rumah dapat menjadi akses sekaligus tempat berlindung.
Celah tersebut memungkinkan udara hangat dari dalam rumah keluar. Kondisi ini dapat membantu kelelawar menemukan tempat yang sesuai untuk bersembunyi.
Cara Mencegah Kelelawar Masuk Rumah
1. Tutup Celah dan Akses Masuk
Menutup akses masuk menjadi salah satu cara utama mencegah kelelawar masuk ke rumah.
Periksa bagian atap, fasad, jendela, ventilasi, serta bagian rumah lainnya yang memiliki celah. Pastikan tidak ada lubang yang dapat digunakan kelelawar untuk masuk dan bersarang.
2. Jauhkan Sumber Makanan
Jika memiliki pohon buah di halaman, perhatikan buah yang mulai matang. Buah dapat dibungkus untuk mengurangi kemungkinan dimakan kelelawar.
Area sekitar rumah juga perlu dijaga tetap bersih. Tumpukan sampah atau kondisi yang membuat serangga mudah berkembang dapat menjadi sumber makanan bagi kelelawar.
3. Gunakan Lampu di Area Kebun
Kelelawar merupakan hewan nokturnal yang aktif pada malam hari. Memasang penerangan di area tertentu yang berpotensi menjadi tempat kelelawar beraktivitas dapat membantu membuatnya enggan mendekat.
Namun, penempatan lampu tetap perlu disesuaikan agar tidak mengganggu penghuni rumah maupun lingkungan sekitar.
4. Gunakan Jasa Profesional
Jika kelelawar sudah terlanjur masuk dan bersarang di rumah, terutama dalam jumlah banyak, sebaiknya pertimbangkan menggunakan jasa profesional.
Penanganan oleh tenaga yang berpengalaman dapat membantu mengeluarkan kelelawar dengan lebih aman sekaligus mengurangi risiko kontak langsung dengan kotoran atau hewan tersebut.
Dengan mengenali kondisi yang dapat menarik kelelawar dan menutup akses masuknya, risiko rumah menjadi tempat bersarang dapat diminimalkan.
