Kolam renang merupakan salah satu fasilitas yang banyak ditemukan di rumah. Umumnya rumah yang dilengkapi dengan kolam renang memiliki lahan kosong yang cukup.
Cukup di sini maksudnya bukan luas, melainkan ada ruang kosong yang bisa digunakan untuk kolam renang. Membangun kolam renang di rumah tidak harus memiliki lahan 1 hektare, lahan seluas ratusan meter persegi juga masih bisa.
Selain itu, ukuran kolam renang juga tidak dituntut untuk sebesar kolam renang olimpiade, 25-50 meter persegi. Menurut arsitek sekaligus dosen Binus University Denny Setiawan kolam renang di rumah bisa lebih kecil karena tidak ada batasan khusus luasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di rumah tinggal tidak ada batasan minimum atau maksimum. Berbeda kalau misalnya kita bicara kolam renang sebagai sport itu kita butuh minimal 25 meter (persegi)," kata Denny saat dihubungi detikProperti, Selasa (3/6/2025).
Meski begitu, Denny mengatakan jika ingin nyaman minimal panjang kolam bisa untuk meluruskan kaki dan berendam. Luas minimal yang cukup untuk ketentuan tersebut adalah 2,4 meter persegi. Oleh karena itu, saat ini banyak kolam renang mungil yang hanya muat untuk berendam.
"Tapi ada batas minimum lebar kolam renang yang ideal yaitu adalah 2,4 meter. Ya, karena tepak atau depak manusia itu lebarnya kurang lebih adalah sekitar 1,6 meter, 80 cm ke kiri, 80 cm ke kanan. Nah, dengan 2,4 meter artinya kita bisa punya space di kiri dan kanan masih bisa sekitar 30-30 itu masih ideal untuk kolam renang," jelasnya.
Manfaat Kolam Renang
Mungkin beberapa orang berfikir memiliki kolam renang di rumah karena ingin lebih estetis, sebagai ruang bermain anak-anak, atau area olahraga. Sebenarnya ada fungsi lain yang juga tak kalah penting dan dibutuhkan oleh seluruh penghuni rumah, yakni kolam renang bisa menurunkan suhu panas. Sebab uap air yang dihasilkan dapat terserap oleh udara panas dan membuat sekitarnya lembap.
Lalu, dengan sering berenang juga bagus untuk kesehatan jantung, paru-paru, dan sendi. Dari segi kebersihan juga lebih terjamin karena yang berenang di sana adalah anggota keluarga.
Memiliki kolam renang juga bagus untuk ketenangan. Denny mengatakan riak air, terutama yang tersorot cahaya dapat membuat seseorang lebih rileks.
Selain itu, keberadaan kolam renang pada sebuah hunian juga bisa menambah nilai pada properti tersebut.
"Pada praktiknya di beberapa vila, memang sering kali arsitek, desainer, atau pemilik kemudian itu berusaha untuk mendapatkan atau memiliki kolam renang. Kalau kolam renang itu efeknya luar biasa terhadap kualitas estetika ruang," ujarnya.
Cara perawatan kolam renang, kata Denny, tidaklah sulit. Kolam renang cukup dikuras 3 bulan sekali. Dengan catatan, kolam renang tersebut memiliki filter air untuk memastikan airnya selalu bersih dan tidak berjamur. Filter tersebut minimal bekerja 6 jam dalam sehari.
"Nggak harus setiap hari. Tapi perlu dirawat dan dipastikan filter bekerja minimal 6 jam sehari. Boleh dimatiin, tapi sehari paling nggak itu 6 jam. Kalau nggak dia akan berjamur," terangnya.
(aqi/dhw)
