Listrik padam bisa terjadi sewaktu-waktu, baik akibat gangguan pada instalasi listrik rumah maupun jaringan listrik dari penyedia. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas penghuni, terlebih jika pemadaman berlangsung selama berjam-jam.
Saat listrik padam, penghuni rumah sebaiknya tidak panik. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar rumah tetap aman sekaligus meminimalkan risiko kerusakan pada peralatan elektronik.
1. Cari Tahu Penyebab Pemadaman
Langkah pertama adalah memastikan apakah pemadaman hanya terjadi di rumah sendiri atau juga dialami lingkungan sekitar.
Coba periksa kondisi rumah tetangga atau hubungi penyedia listrik untuk mengetahui penyebab gangguan. Jika hanya rumah sendiri yang mati listrik, periksa panel listrik untuk melihat apakah ada pemutus arus (circuit breaker) yang turun.
Bila pemutus arus sering turun pada jalur yang sama, sebaiknya segera meminta bantuan teknisi listrik untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
2. Cabut Peralatan Elektronik
Saat listrik padam, sebaiknya cabut steker perangkat elektronik seperti televisi, komputer, atau peralatan elektronik lainnya.
Langkah ini penting untuk melindungi perangkat dari lonjakan arus listrik (power surge) ketika aliran listrik kembali normal. Selain itu, pastikan peralatan seperti setrika atau kompor listrik sudah dalam kondisi mati agar tidak menimbulkan bahaya saat listrik menyala kembali.
3. Jangan Sering Membuka Kulkas
Banyak orang langsung membuka kulkas untuk memeriksa kondisi makanan saat listrik padam. Padahal, kebiasaan ini justru membuat udara dingin di dalam kulkas lebih cepat keluar.
Sebaiknya pintu kulkas dan freezer tetap tertutup selama pemadaman. Dalam kondisi tertutup, makanan di dalam kulkas umumnya masih dapat bertahan hingga sekitar empat jam.
4. Gunakan Senter, Hindari Lilin
Saat malam hari, gunakan senter atau lampu darurat berbaterai sebagai sumber penerangan.
Meski lilin kerap menjadi pilihan saat mati lampu, penggunaannya memiliki risiko memicu kebakaran apabila diletakkan di dekat benda yang mudah terbakar atau ditinggalkan tanpa pengawasan.
Dengan mengetahui langkah-langkah tersebut, penghuni rumah dapat tetap merasa aman dan nyaman meski harus menghadapi pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama.
(das/das)