Infografis: 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Infografis: 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 26 Jun 2026 14:31 WIB
Infografis cara hemat listrik di rumah
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Akhir-akhir ini hampir semua kebutuhan sehari-hari mengalami penyesuaian harga. Sejauh ini untuk tarif listrik menurut PLN tidak mengalami kenaikan, tetapi pada awal Juni lalu banyak masyarakat mendapati tagihannya membengkak padahal pemakaiannya masih di batas normal.

Temuan ini pasti membuat masyarakat lain jadi was-was apakah tagihan listrik di rumahnya juga akan naik bulan ini. detikers tenang, jangan panik dulu. Belum terlambat buat mengevaluasi pemakaian di rumah.

Jika merasa pemakaian listrik di rumah masih di batas normal, coba ingat-ingat apakah 5 kebiasaan ini masih dilakukan. Sebab, dilansir dari Alliance to Save Energy kebiasaan ini sering memicu pemborosan pemakain listrik di rumah. Ini penjelasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebiasaan yang Bikin Boros Listrik

1. Suhu AC Terlalu Rendah

Saat ini penggunaan AC di rumah-rumah sudah menjadi hal lumrah. Hal ini dikarenakan AC bisa mendinginkan ruangan secara instan daripada memakai kipas angin.

Penggunaan AC ini sebenarnya tidak sepenuhnya menguntungkan karena perangkat ini cukup banyak menyedot energi listrik dan bisa membuat tagihan listrik membengkak, apalagi jika cara pemakaiannya salah.

ADVERTISEMENT

Disarankan ketika menggunakan AC jangan memakai suhu terlalu rendah seperti 27-30 derajat karena itu sama saja seperti suhu ruangan. Selain itu, kebiasaan ini membuat kompresor pendingin ruangan bekerja lebih keras dan mengakibatkan penggunaan daya jadi lebih besar sehingga tagihan listrik semakin mahal. Disarankan untuk memasang suhu AC sekitar 24-26 derajat celcius.

2. Tidak Mematikan Lampu

detikers pasti pernah mendengar nasihat untuk mematikan lampu jika tidak digunakan. Alasannya sederhana, yakni untuk menghemat penggunaan listrik Oleh karena itu, banyak arsitek yang menyarankan agar di rumahnya banyak jendela atau ventilasi, salah satu fungsinya untuk menjadi penerang alami. Mulai sekarang coba lebih perhatian pada lampu, jika sudah pagi dan tidak digunakan, sebaiknya dimatikan.

3. Membiarkan Perangkat Elektronik Nganggur Tersambung ke Stopkontak

Banyak orang masih suka membiarkan kabel perangkat elektronik tersambung ke stopkontak. Padahal meskipun hanya kabel, itu tetap menyedot energi sekitar 10 persen dari total penggunaan listrik di rumah dan berbahaya karena bisa memicu terjadinya korsleting listrik.

Contoh nyata yang biasa ditemukan di rumah-rumah adalah tidak mencabut charger ponsel, kabel televisi, kipas angin, dan masih banyak lagi.

4. Terlalu Lama Membuka Pintu Lemari Es

Mungkin ini sulit dipercaya, tetapi ini terbukti boros energi. Hal ini telah dibuktikan oleh Portland General Electric yang melakukan pengujian yang disebut "Switch Labs" untuk mengetahui apakah pintu kulkas yang dibuka berkali-kali dalam waktu dekat menyedot banyak listrik atau justru pintu yang dibuka agak lama jauh lebih boros.

Hasil pengujian tersebut menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan. Ternyata pintu kulkas yang dibuka, lalu ditutup, dan dibuka lagi dalam waktu singkat jauh lebih hemat energi.

Meskipun ada udara dingin yang keluar setiap kali pintu dibuka, tetapi kulkas jauh lebih mudah kembali dingin daripada pintu yang dibiarkan terbuka di atas 1 menit.

5. Kipas Angin dan AC Terlalu Lama Menyala

Tinggal di iklim tropis seperti di Indonesia memang panas dan bikin gerah sehingga tak jarang penghuni rumah mengandalkan AC atau kipas angin. Walau ruangan menjadi sejuk, sebaiknya tidak memasang kedua perangkat itu terlalu lama ya. Hal itu karena, perangkat tersebut membuat tagihan listrik membengkak.

Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan kalau nggak mau boros listrik. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads