Cara Orang Eropa Bikin Rumah Tetap Adem Meski Dilanda Panas Ekstrem

Cara Orang Eropa Bikin Rumah Tetap Adem Meski Dilanda Panas Ekstrem

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 26 Jun 2026 12:17 WIB
Ada beragam kota di Benua Eropa yang terkenal akan keindahannya. Kota-kota tersebut juga kaya akan berbagai bangunan bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.
Ilustrasi bangunan di Eropa. Foto: Getty Images
Jakarta -

Di tengah gelombang panas ekstrem, ternyata masih banyak rumah di Eropa yang tidak mengandalkan AC sebagai pendingin ruangan. Mereka punya cara sendiri untuk mendapat kesejukan di kala panas.

Berdasarkan laporan dari CNN, hanya 20 persen bangunan dan rumah di Eropa yang memakai AC. Bahkan negara di selatan Eropa, seperti Jerman hanya sekitar 6 persen dan Spanyol hanya sekitar setengah dari rumah yang memiliki pendingin ruangan,

Lantas, bagaimana mereka mengatasi suhu panas tersebut dan membuat rumah tetap adem?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari DW, tentu masyarakat yang tinggal di Eropa telah mengantisipasi hal ini, yakni dengan bangunan rumah yang memiliki akses aliran udara yang baik. Selain itu, material yang digunakan harus kebal terhadap panas sehingga tidak terasa hingga ke dalam. Mereka juga membuat desain bangunan yang dapat menghalangi panas matahari, seperti penutup jendela, tenda, dan atap yang menjorok.

Lalu, beberapa bangunan ada yang memakai pompa panas yang bisa membantu menghangatkan dan mendinginkan bangunan sesuai dengan musimnya. Alat ini lebih ramah lingkungan karena tidak menambah emisi karbon. Namun, tidak terlalu banyak orang menggunakan pompa ini karena harganya yang mahal.

ADVERTISEMENT

Tak hanya pada bangunan, lingkungan di sekitar pun dibuat penghijauan dengan banyak pohon dan tanaman. Lingkungan seperti itu dapat menghalau panas dan mengurangi efek panas perkotaan.

Lalu, beberapa negara di Eropa, seperti Paris, Stockholm, dan Kopenhagen, memiliki sistem penyemprotan kabut dan pusat pendinginan umum. Ada juga yang memakai cara mengalirkan air dingin dan memanfaatkan pipa bawah tanah untuk mendinginkan banyak bangunan.

Teknologi pintar, seperti sensor dan teknologi AI juga sudah diterapkan untuk membuat pendingin ruangan baru. Cara ini 40 persen lebih efisien menurunkan suhu dan emisi.

Sementara itu, jika penghuninya tengah berkegiatan di luar rumah, cara mendinginkan diri adalah dengan memakai kipas angin listrik, kompres es, dan mandi air dingin. Bahkan saat ini banyak ditemukan orang Eropa berbondong-bondong pergi ke sungai atau kanal untuk berenang.

Alasan Rumah di Eropa Tak Memiliki AC

Sebenarnya banyak sekali alasan rumah di Eropa tak memakai AC. Pertama, pada tahun-tahun sebelumnya mereka merasa tidak membutuhkannya. Sebab, seperti yang sudah dibahas sebelumnya banyak rumah dan bangunan di sana telah didesain dapat menahan panas dan udara dingin.

Kedua, kondisi rumah di Eropa beberapa ada yang tidak mendukung untuk pemasangan AC terutama AC sentral atau karena bangunannya yang sudah tua.

"Meskipun teknologi pendingin mudah dibangun di properti hunian dan komersial baru, memasang sistem pendingin udara pada infrastruktur yang sudah ada tidak semudah itu," kata Helge Brinkmann, seorang associate director di Boston Consulting Group yang berspesialisasi dalam energi hijau dan lingkungan, dalam analisis industri September 2025, seperti dikutip dari DW pada Jumat (26/6/2026).

Ketiga, banyak negara di Eropa memang membatasi pemakaian AC dan telah berkomitmen untuk lebih ramah lingkungan. Selain itu ada stigma, rumah yang memakai AC kemungkinan susah laku atau nilai rumahnya menurun .

Keempat, rumah di Eropa tidak pakai AC karena masalah biaya. Berbeda dengan Indonesia, AC merupakan barang mahal di Eropa. Mahalnya ini bukan hanya harga produknya, tetapi dari biaya pemasangan hingga perawatannya.




(aqi/dhw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads