Asap rokok yang dibuang di sekitar rumah sebenarnya tidak benar-benar hilang atau menguap. Ada partikel tak kasat mata dan bau yang akan tertinggal di sekitar perabotan yang terpapar.
Dilansir Realtor dalam sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2010, residu asap rokok atau racun karsinogenik yang mengendap pada dinding, lantai, dan debu tetap ada selama berbulan-bulan setelah perokok pindah. Ini bisa menjadi ancaman bagi orang lain yang tinggal di rumah itu atau yang memakai perabotan dan bukan perokok. Bukan hanya orang dewasa dan anak-anak, racun ini juga membahayakan hewan peliharaan.
"Asap rokok dapat mencemari kualitas udara dalam ruangan di rumah Anda dan menyebabkan asma, sakit kepala, mual, kelelahan, dan peningkatan risiko kanker paru-paru," jelas Richard Ciresi, pemilik Aire Serve di Louisville, KY, seperti dikutip pada Selasa (23/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, ada sebuah survei yang menyatakan rumah yang dijual oleh seorang perokok dapat menurunkan nilai rumah hingga 29 persen.
Lantas, bagaimana cara menghilangkan bau dan residu dari bekas asap rokok ini? Berikut caranya.
1. Rumah Harus Punya Ventilasi yang Baik
Langkah pertama adalah harus meningkatkan kualitas udara di rumah sebisa mungkin dengan memiliki banyak ventilasi udara.
"Membuka jendela dan membiarkan udara segar masuk adalah langkah mudah untuk membersihkan rumah Anda dari polutan yang menumpuk," jelas Ciresi.
Lebih baik lagi jika ada filter udara atau dehumidifier dan membuat area khusus untuk merokok yang tidak terhubung dengan area utama rumah.
2. Pakai Dinding Gipsum
Ternyata dinding gipsum bisa menyerap bau apa pun yang ada di sekitarnya. Namun, memang dinding ini tidak lebih kokoh dari dinding bata.
Sebagai gantinya, coba cuci bersih dinding dan langit-langit rumah secara teratur jika ada penghuni rumah yang perokok berat., singkirkan debu dari kusen pintu, kusen jendela, papan skirting, bilah kipas, dan perlengkapan lampu.
Cara membersihkannya tidak cukup dengan vacuum atau lap dibasahi, coba dengan campuran air cuka atau trisodium fosfat (TSP) dan air. Jika baunya tetap ada, coba dengan mengecat ulang ruangan, menggunakan cat dasar yang bisa menyegel dan penghilang bau.
3. Bersihkan Area Lantai
Jika lantai menggunakan keramik biasa, tentu cara membersihkannya lebih mudah dengan disapu dan dipel. Namun, jika memakai karpet, ini dia masalahnya.
Karpet dikenal sebagai penyerap bau. Jika terkena asap rokok, mau tak mau harus sering dibersihkan.
Caranya pun tak sembarangan, perlu ditambahkan soda kue atau produk penghilang bau di atas karpet, lalu disedot debunya. Cara yang jauh lebih bersih adalah dengan uap. Jika baunya sangat menyengat, karpet harus dilepas atau diganti.
4. Bersihkan Jendela atau Ganti Tirai
Nggak cukup dinding dan lantai, bagian jendela juga wajib dicek dan dibersihkan. Lalu, jika memakai gorden dan tirai, harus segera diganti dan dicuci karena bagian ini menyerap bau rokok.
Untuk perlengkapan jendela berbahan kain, cara membersihkannya dengan memakai mesin cuci atau bersihkan dengan uap.
5. Ganti Bohlam
Percaya nggak kalau membersihkan barang yang terpapar asap rokok bisa sampai ke lampu? Ternyata iya lho karena panas yang dihasilkan oleh bola lampu dapat melelehkan debu kotor ke kaca bola lampu. Jika mencium bau bekas rokok saat menyalakan lampu, ganti bola lampu dan bersihkan perlengkapan lampu yang ada di rumah.
6. Ganti Perabotan
Ini mungkin terdengar dramatis, tetapi, jika perabotan terlalu sering terpapar asap rokok, seharusnya tidak dipakai lagi karena baunya sudah melekat dan kotor.
Itulah beberapa cara menghilangkan bau rokok di rumah, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
