Jangan Diulangi! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bikin Rumah Bau

Jangan Diulangi! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bikin Rumah Bau

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Minggu, 01 Mar 2026 14:02 WIB
Jangan Diulangi! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bikin Rumah Bau
Ilustrasi rumah bau. Foto: Getty Images/iStockphoto/Enes Evren
Jakarta -

Memiliki rumah yang wangi dan enak dipandang tentu keinginan banyak orang. Siapa sangka rumah bisa bau karena beberapa kebiasaan sehari-hari penghuninya.

Ya, beberapa kebiasaan yang buruk justru bisa bikin rumah bau alih-alih wangi. Nggak mau kan pas tamu datang ke rumah justru tak nyaman karena bau?

Ada beberapa kebiasaan yang harus diubah karena bisa menimbulkan rumah bau. Apa saja itu?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari The Spruce dan Southern Living, berikut ini informasinya.

1. Ventilasi Kurang Baik

Ventilasi rumah memegang peranan penting agar sirkulasi udara berjalan lancar. Ventilasi rumah yang tidak memadai justru bisa memerangkap udara hingga menimbulkan bau apak.

ADVERTISEMENT

Apalagi kalau di dapur tak ada ventilasi yang memadai. Bau masakan bisa tersebar ke penjuru rumah.

Bau tersebut bisa bertambah parah apabila asap panas dari masakan memicu pertumbuhan jamur di dinding dan perabotan. Oleh karena itu, penting memiliki ventilasi di dapur untuk pertukaran udara.

"Tanpa ventilasi yang baik, bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan. Bisa jadi masakan hari Senin masih terasa baunya hingga hari Kamis," Robin Murphy, Presiden Maid Brigade, dikutip The Spruce.

Kalau di rumah ada jendela, sebaiknya dibuka minimal 30 menit untuk memberikan akses keluar-masuk udara.

2. Tidak Membersihkan Kulkas

Di kulkas bisa saja ditemukan makanan busuk. Apabila tidak dibuang, bisa-bisa bikin kulkas bau. Setelah makanan busuk atau kedaluwarsa dibuang baru bersihkan dengan air panas dan sabun.

Cara terbaik untuk membersihkan bagian dalam kulkas adalah dengan melepas semua rak dan mengelapnya secara menyeluruh dengan sabun sebelum dibilas dengan air panas. Disarankan juga untuk menggunakan cuka putih dan soda kue saat membersihkan kulkas secara menyeluruh untuk mendisinfeksi dan meningkatkan kualitas udara.

3. Merokok di Dalam Rumah

Asap rokok bukan hanya tidak nyaman tapi juga berbahaya bagi orang yang tidak merokok atau perokok pasif. Bau ini tidak langsung hilang jika terkena angin tapi akan menempel pada permukaan benda dan pakaian orang yang merokok.

Hal itu tentu sangat berbahaya jika di rumah ada anak-anak, lansia, ibu hamil, maupun penderita asma.

"Nikotin dapat menempel pada dinding dan furnitur dan mustahil untuk dihilangkan kecuali oleh jasa pembersihan rumah," ujar Steve Evans, Pemilik Memphis Maids.

4. Menunda Cuci Piring

Piring kotor yang menumpuk bisa menimbulkan bau. Selain itu, apabila masih ada sisa makanan yang belum dibuang juga akan menarik cicak, semut, dan serangga lain mendekat.

"Sisa makanan yang tersisa di piring basah menjadi santapan lezat bagi bakteri, melepaskan bau asam dan rawa yang dapat memenuhi dapur lebih cepat dari yang diduga," ujar Murphy.

5. Membiarkan Handuk Basah

Kebiasaan lainnya adalah membiarkan handuk basah. Tak hanya mengeluarkan bau, handuk basah juga bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Maka dari itu, sebaiknya setelah handuk digunakan segera gantung di area terbuka atau yang terkena cahaya matahari. Cahaya matahari dapat menjadi antibakteri bagi handuk.

6. Tidak Mencuci Karpet

Kalau di rumah memakai karpet, sebaiknya dicuci secara rutin agar tidak berdebu dan bau. Setidaknya cuci karpet setahun sekali agar tidak bau dan warnanya tetap terjaga.

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa bikin rumah bau. Segera dihindari ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(abr/ilf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads