Banyak Orang Telat Sadar, Ini Tanda Rumah Sudah Harus Direnovasi

Banyak Orang Telat Sadar, Ini Tanda Rumah Sudah Harus Direnovasi

Danang Sugianto - detikProperti
Kamis, 21 Mei 2026 18:31 WIB
Infografis Tanda Rumah Segera di Renovasi
Foto: Infografis Dibuat menggunakan Notebooklm
Jakarta -

Rumah yang semakin tua lambat laun akan mengalami penurunan kondisi. Mulai dari kerusakan kecil hingga masalah yang lebih serius bisa muncul seiring waktu. Jika dibiarkan, kerusakan tersebut berpotensi makin besar dan biaya perbaikannya pun bisa semakin mahal.

Karena itu, pemilik rumah perlu rutin mengecek kondisi huniannya. Jangan menunggu sampai rumah rusak parah baru melakukan renovasi. Ada beberapa tanda yang menunjukkan rumah sudah saatnya direnovasi.

Dilansir dari Architecture Beast, berikut beberapa cirinya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Atap Mulai Bocor

Salah satu tanda paling jelas rumah memerlukan renovasi adalah atap atau genteng mulai bocor. Ciri yang sering terlihat biasanya muncul bintik-bintik atau noda pada plafon rumah.

Secara umum, usia pemakaian genteng bisa mencapai sekitar 30 tahun. Namun ketika mulai bocor, sebaiknya jangan menunda perbaikan karena kerusakan bisa merembet ke bagian lain rumah.

ADVERTISEMENT

2. Kerusakan Kecil Terjadi Berulang

Keran bocor, dinding retak kecil, atau bagian rumah lain yang rusak sesekali mungkin masih dianggap wajar. Namun jika masalah yang sama terus muncul berulang kali, bisa jadi ada persoalan yang lebih besar.

Daripada terus mengeluarkan biaya untuk perbaikan kecil berkali-kali, renovasi menyeluruh dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan sumber masalahnya.

3. Rumah Mulai Dipenuhi Rayap dan Hama

Kehadiran rayap atau hama lain juga patut diwaspadai. Terutama jika rumah memiliki banyak elemen berbahan kayu seperti kusen, pintu, atau furnitur.

Rayap dapat menyebabkan kerusakan yang cukup serius pada struktur rumah dan berpotensi menimbulkan biaya perbaikan yang besar. Sebelum memulai renovasi, pemilik rumah juga disarankan mengatasi masalah rayap terlebih dahulu.

4. Ruangan Sudah Tidak Cukup

Kebutuhan penghuni rumah juga berubah seiring waktu. Anak-anak tumbuh besar, aktivitas bertambah, dan kebutuhan ruang ikut meningkat.

Jika rumah mulai terasa sempit, renovasi bisa menjadi pilihan untuk menambah kamar atau mengubah tata letak agar lebih nyaman.

5. Kondisi Lantai Memburuk

Lantai memang termasuk bagian rumah yang umumnya tahan lama. Namun jika mulai rusak, retak, bergelombang, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, itu bisa menjadi sinyal renovasi perlu dilakukan.

Meski terlihat sepele, kondisi lantai yang buruk juga dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan penghuni rumah.

Sebelum kerusakan semakin besar, pemilik rumah sebaiknya mulai memperhatikan tanda-tanda tersebut. Sebab renovasi yang dilakukan lebih awal bisa membantu mencegah biaya yang lebih besar di kemudian hari.

(das/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads