Setiap rumah tentu akan menghasilkan sampah dari berbagai aktivitas penghuninya. Tak cukup cuma dibuang pada tempatnya, penghuni perlu mengelola sampah rumah tangga.
Pengelolaan sampah penting untuk menjaga lingkungan hidup penghuni. Sebab, timbunan sampah nantinya dapat mencemari lingkungan dan memadati ruang kota.
Bagi sebagian orang mungkin merasa mengelola sampah itu ribet. Namun, sebenarnya tak sesulit itu kok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, bagaimana cara mengelola sampah rumah tangga? Berikut ini penjelasannya.
Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga
Inilah langkah-langkah mudah untuk mengelola sampah di rumah, berdasarkan catatan detikProperti.
1. Kurangi Produksi Sampah
Jika tak mau ribet berurusan dengan sampah, sebaiknya kurangi produksinya di rumah. Hindari penggunaan barang sekali pakai buat mengurangi pekerjaan kelola sampah.
Gunakan alat-alat yang dapat digunakan berulang kali. Sebagai contoh, daripada menggunakan sendok plastik sekali pakai, gunakan sendok stainless saja sehingga tak perlu dibuang.
2. Siapkan Beberapa Tempat Sampah
Sampah perlu dipisah menjadi beberapa kategori, di antaranya organik, anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Untuk memudahkan penghuni, sediakan beberapa tempat sampah untuk setiap kategori tersebut agar proses pemilahan menjadi lebih mudah.
Contoh sampah organik adalah sisa makanan dan dedaunan. Lalu, sampah anorganik seperti benda plastik, kertas, karton, atau kaleng.
3. Masukkan Sampah Organik ke Komposter
Sampah organik bisa diubah menjadi pupuk untuk mengurangi timbunan sampah. Caranya mudah, cukup masukkan sampah organik ke komposter atau wadah penyimpanan tertutup.
Dalam beberapa hari, sampah akan berubah menjadi pupuk. Nah, pupuk itu dapat dimanfaatkan oleh penghuni untuk tanaman di rumah.
4. Jual Sampah Bernilai
Menariknya, sampah anorganik bisa jadi cuan, lho. Beberapa sampah seperti botol plastik, kaleng, dan kertas mempunyai nilai jual. Penghuni dapat mengumpulkan sampah bernilai untuk ditukarkan jadi uang ke bank sampah.
Lebih dari itu, sampah annorganik juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Meski bernilai kecil, sampah yang dikumpulkan selama sebulan akan cukup banyak sehingga dapat membantu keuangan rumah tangga.
5. Buang Sampah pada Tempatnya
Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah membuang sampah pada tempatnya. Jangan pernah buang sampah ke pinggir jalan, taman, atau sungai ya.
Itulah cara mengelola sampah rumah tangga dengan mudah. Semoga bermanfaat!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/abr)











































