5 Hal yang Bisa Jadi Biang Kerok Kebakaran Rumah, Nomor 2 Sering Diabaikan

5 Hal yang Bisa Jadi Biang Kerok Kebakaran Rumah, Nomor 2 Sering Diabaikan

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Jumat, 08 Mei 2026 15:47 WIB
Ilustrasi kebakaran rumah. (Chat GPT)
Foto: Ilustrasi kebakaran rumah. (Chat GPT)
Jakarta -

Setiap bangunan termasuk rumah berisiko mengalami kebakaran. Penyebabnya berbagai hal, mulai dari kebiasaan hingga barang-barang yang dapat memicu kebakaran.

Aktivitas sederhana kalau tidak dikerjakan dengan hati-hati bisa memicu kebakaran. Misalnya sekadar memasak camilan atau mengisi daya ponsel bisa berujung musibah.

Kebakaran bisa terjadi kapan saja tanpa disangka-sangka. Oleh karena itu, penghuni rumah mesti tahu apa saja yang berisiko menimbulkan kebakaran di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, apa penyebab kebakaran di rumah? Berikut ini penjelasannya.

Penyebab Kebakaran dan Cara Cegahnya

Inilah beberapa penyebab umum terjadi kebakaran di rumah beserta cara mencegahnya, dikutip dari Devon & Somerset Fire & Rescue Service, Jumat (8/5/2026).

ADVERTISEMENT

1. Memasak Tanpa Pengawasan

Sebagian besar penyebab kebakaran rumah bermula dari dapur. Dapur memiliki risiko tertinggi kebakaran dengan adanya penggunaan api.

Penghuni mesti hati-hati saat beraktivitas di dapur. Salah satunya ketika menggoreng dengan banyak minyak karena minyak panas mudah terbakar.

Cara paling aman untuk menggoreng makanan dengan minyak adalah menggunakan penggorengan listrik yang dikontrol termostat.

Selain itu, penghuni terkadang tidak fokus saat memasak. Distraksi misalnya karena melakukan kegiatan lain membuat penghuni tidak memerhatikan masakan.

Selalu awasi masakan dan matikan peralatan setelah selesai. Jangan pernah membiarkan masakan tetap menyala saat tidak berada di rumah.

2. Penggunaan Alat Elektronik Tidak Tepat

Kemudian, kebakaran bisa terjadi karena kelalaian penghuni ketika menggunakan perangkat elektronik. Hal ini termasuk penggunaan komputer, kabel, dan colokan, serta pengisi daya.

Penghuni perlu memperhatikan keamanan dalam menggunakan perangkat elektronik. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah menggunakan pengisi daya orisinal, isi daya perangkat di permukaan yang datar, jangan mengisi daya perangkat tanpa pengawasan, serta meninggalkan pengering rambut di kasur atau karpet.

3. Kerusakan Perangkat Elektronik

Peralatan rumah tangga yang rusak juga dapat memicu kebakaran. Beberapa perangkat elektronik di rumah yang dapat memicu kebakaran saat rusak adalah mesin cuci, freezer, dan kulkas.

Untuk mencegah kebakaran, jangan membiarkan mesin cuci menyala ketika sedang tidur. Jika mulai berasap atau terjadi kebakaran kecil, penghuni dapat menghubungi pemadam kebakaran sebelum api membesar.

Selain itu, semua peralatan ini berdaya tinggi dan menggunakan banyak listrik. Gunakan hanya satu peralatan per stopkontak.

Peralatan tersebut tidak boleh digunakan dengan kabel ekstensi atau stopkontak multi-colokan. Sebab, hal itu dapat menyebabkan kelebihan beban pada stopkontak dan dapat mengakibatkan kebakaran.

4. Merokok

Merokok meningkatkan potensi kebakaran di rumah. Apalagi kalau penghuni merokok di area yang dikelilingi barang yang mudah terbakar.

Risiko kebakaran dapat diminimalisir saat merokok di rumah. Caranya dengan merokok di area outdoor, memastikan api benar-benar padam setelah merokok, dan menggunakan wadah buat buang abu rokok.

5. Lilin

Terkadang lilin digunakan untuk menerangi rumah. Namun, penggunaan lilin berisiko membuat kebakaran serius karena berawal dari api terbuka dan menyebar dengan cepat.

Sebaiknya beralih menggunakan lampu dengan baterai daripada lilin. Alat ini lebih aman karena tidak menggunakan api.

Jika ingin menyalakan lilin, pastikan berada di permukaan yang aman dan gunakan wadah lilin. Permukaan itu juga dekat bahan-bahan yang mudah terbakar seperti gorden, karpet, buku, dan rak.

Lalu, pastikan untuk mematikan api sampai benar-benar padam saat mau meninggalkan ruangan atau tidur.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan kebakaran rumah dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads