Bersih-bersih merupakan pekerjaan wajib bagi penghuni rumah. Tanpa bersih-bersih bisa dipastikan rumah tampak seperti kapal pecah, banyak barang berantakan dan debu di mana-mana.
Cara bersih-bersih yang standar adalah dengan menyapu dan mengepel. Namun, dua cara tersebut sebenarnya tidak cukup. Area rumah yang kotor bukan hanya lantai, melainkan ada dinding, jendela, kaca, barang-barang hingga celah-celah di tempat lembap.
Jika ingin belajar bersih-bersih yang menyeluruh, coba terapkan Osoji, yakni budaya bersih-bersih dari Jepang. Osoji berarti untuk mengatur ulang ruang dan pola pikir kita dengan membersihkan secara menyeluruh, bukan dengan tergesa-gesa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Daily Mail, menurut seorang ahli tempat tidur dari Sleepy Piglet, Bill Parkinson, menerapkan prinsip-prinsip Osoji dapat mengubah suasana rumah. Jika ingin menerapkan Osoji, berikut beberapa cara membersihkan rumah yang bisa dilakukan.
1. Membersihkan Searah Jarum Jam
Bersih-bersih menjadi kegiatan yang melelahkan karena harus berpindah ke sana kemari, tak tentu arah layaknya setrikaan. Osoji memberikan opsi bersih-bersih yang lebih mudah, yakni mengikuti arah jarum jam. Dimulai dari pintu masuk ruangan, bergerak mengikuti jarum jam, dan kembali ke tempat semula.
"Secara simbolis, ini 'menutup lingkaran'. Ini akan memastikan Anda tidak melewatkan bagian mana pun atau merasa kewalahan, karena Anda hanya perlu memeriksa ruangan elemen demi elemen. Pada saat Anda menyelesaikan satu lingkaran penuh, pekerjaan sudah selesai," katanya seperti dikutip detikcom pada Kamis (23/4/2026).
2. Bersihkan dari Atas ke Bawah
Untuk perabotan, bersihkan mulai dari atas ke bawah. Dalam metode Osoji artinya rak, perlengkapan lampu, dan permukaan yang lebih tinggi yang harus dibersihkan lebih dulu, baru setelah itu beralih ke furnitur bawah dan lantai.
"Di kamar tidur, itu mungkin berarti membersihkan lemari dan lampu terlebih dahulu sebelum menyedot debu. Ini mencegah debu menempel kembali ke area yang sudah dibersihkan yang seringkali menjadi alasan mengapa ruangan mulai terasa berantakan lagi dengan cepat," jelasnya.
3. Ubah Suasana Suram di Rumah
Bagian penting dari Osoji adalah melepaskan segala sesuatu yang mengganggu suasana ruangan, baik secara visual maupun emosional. Hal yang mengganggu itu bisa posisi perabotan, jenis perabotan, pencahayaan, hingga kotoran.
Sebagai contoh kasur terasa kusut dan gatal, solusinya ganti seprai yang baru. Kamar terasa gelap dan tidak bersemangat, ganti lampu dan tata ruang kamar agar terlihat terang. Dapur terlihat berantakan dan berminyak, buang barang yang tidak diperlukan dan bersihkan setelah dipakai.
4. Lebih Peka Jika Rumah Berantakan
Terkadang ruangan yang biasa berantakan membuat penghuninya terbiasa karena itu terjadi hampir setiap hari. Namun, pemandangan itu akan mengejutkan bagi orang lain yang berkunjung.
Dalam konsep Osoji ini disebut sebagai kebutaan terhadap kekacauan yang membuat penghuni rumah tidak lagi peka dan memakluminya.
"Tumpukan cucian di kursi atau kabel pengisi daya yang kusut mungkin terasa tidak terlihat bagi Anda, tetapi tidak bagi orang lain," ujarnya.
Untuk menghindari dari kebutaan ini, kita memerlukan bantuan orang lain, pasangan, teman, atau anggota keluarga untuk mengingatkan bahwa area yang berantakan itu perlu dibersihkan h.
Itulah empat cara untuk membersihkan rumah ala konsep Osoji, semoga bermanfaat.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/zlf)











































