Saat AC terasa kurang dingin, banyak pemilik rumah langsung buru-buru memanggil teknisi AC. Sayangnya, ada beberapa oknum teknisi AC yang nakal dengan mengatakan salah satu penyebab AC menjadi tak dingin adalah karena kebocoran freon.
Padahal, AC yang tidak dingin belum tentu menandakan freon habis atau bocor. Ada sejumlah tanda yang perlu dicek lebih dulu agar tidak salah duga dan terhindar dari biaya servis yang sebetulnya tidak perlu.
Direktur Layanan Reparasi dari PT Geoprima Teknik Persada, Ngadiyanto, menjelaskan bahwa tanda awal kebocoran freon memang biasanya AC terasa kurang dingin. Namun, kondisi ini tidak bisa langsung dijadikan patokan utama karena banyak faktor lain yang juga bisa memengaruhi performa pendinginan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unit AC yang kotor juga menjadi salah satu penyebab paling umum AC tidak dingin. Debu yang menumpuk di filter, evaporator, maupun komponen lain bisa menghambat sirkulasi udara dan membuat udara yang keluar tidak maksimal.
Cara Cek Tanda Freon Bocor pada AC
Direktur Layanan Reparasi dari PT Geoprima Teknik Persada, Ngadiyanto, menjelaskan bahwa saat AC menjadi kurang terasa dingin, pemilik hendaknya tak langsung mengganti freon AC. Pemilik rumah perlu memahami tanda-tandanya secara bertahap agar tidak salah servis dan menimbulkan bengkak biaya.
1. Perhatikan Suhu AC
Tanda awal yang paling umum saat freon bocor adalah AC terasa tidak sedingin biasanya. Meski begitu, kondisi ini masih sebatas gejala awal dan belum bisa langsung dijadikan bukti bahwa freon habis atau berkurang. Menurut Ngadiyanto, AC yang kurang dingin perlu diperiksa lebih lanjut karena bisa saja disebabkan oleh faktor lain di luar masalah freon.
2. Periksa Komponen Lain pada Unit AC
Jika unit AC tak menunjukkan kebocoran, maka penyebab AC kurang dingin bukanlah karena freon. Freon tidak bisa habis karena bekerja dalam kompartemen tertutup.
Menurut Ngadiyanto, unit yang kotor justru sering menjadi penyebab utama turunnya performa pendinginan. Debu yang menumpuk di filter, evaporator, atau komponen lain dapat menghambat aliran udara sehingga udara dingin tidak keluar maksimal.
"Tapi kan kembali lagi, AC tidak dingin itu belum tentunya (freon) berkurang, satu yang (menjadi) penyebabnya adalah kotor tadi ya," ujar Ngadiyanto.
3. Minta Teknisi Cek Tekanan Freon
Jika AC memang terasa kurang dingin, langkah berikutnya adalah meminta teknisi memeriksa tekanan freon menggunakan alat ukur tekanan. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui apakah sistem pendingin masih bekerja normal atau memang ada penurunan tekanan akibat kebocoran.
4. Waspadai jika Tekanan Freon di Bawah Standar
Menurut Ngadiyanto, tekanan freon yang berada di bawah standar atau di bawah 100 Pound per Square Inch (PSI) menjadi tanda kuat adanya kebocoran pada sistem AC. Dalam kondisi normal, tekanan freon seharusnya berada dalam batas kerja yang sesuai spesifikasi unit. Jika terlalu rendah, maka perlu dicari titik bocornya sebelum menambah freon.
"Kalau tekanan freon itu di bawah standar atau di bawah 100 PSI, pasti ada kebocoran freon gitu," katanya.
5. Jangan Setuju Tambah Freon Tanpa Bukti Kebocoran
Ngadiyanto mengingatkan, freon tidak akan berkurang sendiri selama sistem AC tertutup rapat. Karena itu, konsumen perlu waspada jika ada teknisi yang langsung menyarankan tambah freon tanpa pemeriksaan menyeluruh. Pemilik berhak meminta teknisi menunjukkan titik kebocoran sebagai bukti sebelum menyetujui tindakan servis.
"Kalau tidak menunjukkan kebocoran berarti tidak ada yang bocor. Kalau tidak ada yang bocor pastinya freon tidak berkurang," tegasnya.
(das/das)










































