Pindahan rumah bukan hanya kegiatan memindahkan barang-barang dari rumah lama ke rumah baru. Dalam Islam ada beberapa adab yang dianjurkan dilakukan agar kepindahannya itu bertambah berkah.
Dilansir dari The Asian Parent, berikut anjurannya dalam ajaran Islam.
1. Pindah Ketika Sudah Siap
Dalam Islam tidak berlaku yang namanya hari baik untuk menentukan waktu pindahan rumah. Dianjurkan pindahan rumah dilakukan ketika sudah merasa siap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Mengucapkan Salam Saat Memasuki Rumah Baru
Sebenarnya setiap memasuki rumah, seorang muslim wajib mengucapkan salam. Berarti begitu pula saat pindahan rumah. Hal ini sesuai dengan firman Allah:
فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً
"Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya) yang berarti memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik," (QS. An-Nuur: 61).
3. Mengadakan Syukuran Rumah Baru
Menggelar syukuran sebenarnya bukan hal wajib. Dengan mengucapkan alhamdulillah dan memuji Allah atas nikmatnya sebenarnya sudah cukup. Namun, apabila ingin mengenal tetangga baru dan berbagi kebahagiaan bisa dengan menggelar syukuran.
وَاشْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
"Dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah," (QS. An-Nahl: 114).
Umumnya bentuk syukuran bisa dengan menggelar pengajian, pemberian makanan kepada tetangga dan anak yatim, santunan anak yatim, atau sekadar kumpul bersama keluarga.
4. Mengunjungi Tetangga
Islam sangat menganjurkan umatnya mengenal tetangga di sekitarnya. Sebagai anggota baru yang pindah ke lingkungan tersebut, perlu memperkenalkan diri dan menjaga hubungan baik dengan mereka.
Bahkan Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa tetangga memiliki kedudukan yang penting bagi seorang muslim. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia muliakan tetangganya," (HR. Bukhari 5589, Muslim 70).
Saat berkunjung ke tetangga, seseorang bisa sembari membawa buah tangan. Bisa pula menyapa dan memperkenalkan diri saat berpapasan di lingkungan rumah. Kebiasaan baik seperti ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW melalui sabdanya:
إِذَا طَبَخْتَ مَرَقًا فَأَكْثِرْ مَاءَهُ ، ثُمَّ انْظُرْ أَهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيْرَانِكَ فَأَصِبْهُمْ مِنْهَا بِمَعْرُوْفٍ
"Jika engkau memasak sayur, perbanyaklah kuahnya. Lalu lihatlah keluarga tetanggamu, berikanlah sebagiannya kepada mereka dengan cara yang baik," (HR. Muslim 4766).
5. Hindari Memajang Benda Berbau Syirik
Islam mengajarkan bahwa yang harus disembah hanyalah Allah SWT. Cara menyembahnya pun tidak melalui benda apapun, apalagi ada anggapan suatu benda membawa keberuntungan. Hal itu termasuk perbuatan syirik.
Adapun arti syirik sendiri adalah menyekutukan Allah. Syirik terdiri dari 2 macam yakni syirik dalam Rububiyyah dan syirik dalam Uluhiyyah. Syirik dalam Rububiyyah, yaitu menjadikan sekutu selain Allah yang mengatur alam semesta. Sedangkan syirik dalam Uluhiyyah, yaitu beribadah atau memanjatkan doa kepada selain Allah.
Perbuatan syirik sangat dilarang. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar," (QS. Luqman: 13).
Ketika pindah rumah, sebaiknya buang segala benda yang membuat kita mengarah ke perbuatan tercela tersebut agar hidup kita selalu mendapat rahmat dan ridho dari Allah SWT.
6. Perbanyak Salat dan Membaca Al-Qur'an
Sebagai seorang muslim, wajib hukumnya mereka salat dan membaca Al-Quran di dalamnya. Setiap keluarga muslim dianjurkan untuk menghiasi rumahnya dengan amal ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Dari Abu Musa, Nabi SAW bersabda:
"Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati," (HR. Bukhari 6407).
Di hadits lain yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
َ لَاتَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
"Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah," (HR. Muslim 780).
Itulah beberapa hal yang dianjurkan dalam Islam ketika pindah rumah, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/dhw)











































