Setelah masak mi instan atau merebus telur, terkadang air bekas rebusan dibuang begitu saja ke dalam wastafel. Cara ini memang paling praktis, tapi ternyata jika dilakukan terus-menerus bisa picu masalah besar.
Perlu diketahui, ada beberapa material yang dapat rusak atau meleleh setelah disiram air panas, salah satunya adalah pipa pembuangan air dari wastafel atau tempat pencuci piring (kitchen sink).
Apabila sesekali dilakukan mungkin tidak masalah. Namun kalau sudah menjadi kebiasaan membuang air panas ke wastafel tentu bisa merusak pipa pembuangan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari WP Plumbing, Jumat (6/3/2026), umumnya pipa pembuangan air di rumah terbuat dari PVC, Pex, dan CPVC. Material itu terbuat dari plastik yang tidak terlalu tahan terhadap panas.
Pipa jenis ini jika terkena api dalam waktu beberapa detik saja bisa meleleh dan terbakar. Bagaimana dengan air panas? Memang suhunya tidak sepanas api, tapi jika dilakukan secara berulang dalam jangka waktu lama tentu dapat memengaruhi permukaan pipa.
Berdasarkan data, material tersebut hanya dapat menahan panas hingga di atas 60 derajat Celcius. Namun, jika terkena air panas secara terus-menerus maka pipa dapat melunak dan meleleh, sehingga memicu terjadi kebocoran.
Di sisi lain, air panas yang dibuang ke wastafel juga membuat sisa minyak dan lemak di dalamnya saluran pipa meleleh dan bergerak lebih jauh ke saluran pembuangan. Sisa minyak dan lemak yang kemudian mengeras di lokasi yang sulit terjangkau akan sulit dibersihkan.
Bagaimana Cara Buang Air Panas yang Benar?
Tak bisa dipungkiri banyak orang membuang air panas ke wastafel karena praktis. Sayangnya, cara ini salah dan dapat merusak pipa pembuangan.
Kalau pun memang ingin membuang air panas ke wastafel, maka sebaiknya tunggu air hingga hangat atau bahkan mencapai suhu ruangan.
Cara lainnya bisa dengan mencampur air panas dengan air biasa sebelum membuangnya. Dengan begitu, suhu air panas akan menurun sehingga tidak dapat merusak permukaan pipa saluran pembuangan.
Bisa juga dengan menghidupkan keran air saat membuang air panas ke dalam wastafel. Langkah ini membuat air panas tercampur dengan air biasa, sehingga dapat mengurangi suhu sekaligus mencegah pipa cepat rusak.
Itulah alasan jangan membuang air panas secara langsung ke wastafel. Semoga membantu!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/das)
