Menjual rumah bukan perkara mudah karena merupakan aset yang sangat berharga. Pemilik bisa saja menunggu waktu yang lama sampai akhirnya menemukan pembeli.
Pemilik perlu membuat rumah yang menarik dan menyebarkan iklan secara luas agar segera menemukan pembeli. Nah, ada beberapa hal yang perlu dilakukan pemilik atau penjual rumah buat menarik pembeli.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat menjual rumah? Berikut ini penjelasannya menurut ahli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Rapikan Tampilan Rumah
Pengamat properti dan Direktur PT Global Asset Management Steve Sudijanto menyarankan agar rumah dipersembahkan dalam kondisi yang baik. Pemilik perlu merapikan dan memperindah tampilan rumah. Buatlah perbaikan jika ada kerusakan atau tidak sesuai.
"Sebaiknya rumah itu dirapikan dulu. Kiatnya rumah dirapikan, landscape atau tamannya dirapikan, pagarnya dicat, kamar mandi dan dapur dirapikan," kata Steve kepada detikProperti, Rabu (4/3/2026).
2. Kurangi Barang di Dalam Rumah
Selain merapikan rumah, pastikan barang-barang di dalam rumah tidak terlalu banyak. Untuk rumah kelas mewah atau standar, sebaiknya rumah tidak banyak barang agar keindahan rumah tampak.
Jika rumah tergolong kelas rata-rata, Steve menyarankan agar rumah dikosongkan. Sebab, rumah rata-rata biasanya berukuran kecil dan membutuhkan ruang kosong untuk memperlihatkan tampilan rumah.
"Kadang-kadang kita masih menempati rumah itu tapi dijual. Kalau rumah itu sumpek atau terlalu banyak barang, orang nggak bisa melihat keindahan rumah itu," katanya.
3. Pakai Jasa Broker yang Andal
Gunakan jasa broker yang memiliki jaringan yang luas sesuai kelas rumah yang bakal jual. Cek rekam jejaknya, lihat kalau broker tersebut pernah menjual rumah yang serupa harga atau kelasnya.
Jangan ragu-ragu menggunakan jasa broker. Broker membantu menjembatani penjualan rumah ke orang yang tepat.
Lalu, pilih broker yang berkantor di lokasi setempat dengan rumah yang bakal dijual. Sebab, mereka yang memahami pasar dan jaringan calon pembeli.
4. Buat Brosur Digital
Buatlah brosur digital buat memasang iklan di situs jual beli properti maupun menyebarkan lewat media sosial. Pastikan foto yang digunakan bagus, menunjukkan bagian dalam, bahkan sudut dari atas rumah. Pemilik dapat menggunakan jasa fotografer untuk mendapatkan tampilan terbaik rumah.
5. Pasang Spanduk
Kemudian, pasang spanduk 'Dijual' di depan rumah. Dari segi tampilan spanduk maupun tulisannya pun harus bagus ya.
Jangan pakai kata-kata yang mengindikasikan rumah bermasalah, misalnya rumah sudah turun harga. Sebaiknya pajang kata-kata seperti 'Dijual Cepat' atau 'Dijual Kondisi Bagus'. Hal ini juga berlaku ketika pasang iklan di internet.
6. Sering Adakan Open House
Sering adakan open house agar calon pembeli melihat sendiri kondisi rumah yang siap dijual. Pasang tulisan di depan rumah saat sedang mengadakan open house. Adapun hari terbaik untuk open house adalah akhir pekan menurut Steve.
Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjual rumah. Semoga membantu!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/das)










































