Pengguna layanan listrik prabayar pasti pernah dengar suara kWh meter (Kilowatt-hour meter). Suara itu berarti pulsa listrik mau habis.
Jika dibiarkan, suaranya cukup mengganggu karena berisik. Apalagi kalau butuh waktu untuk beli token listrik dulu, suaranya bisa terlalu lama mengusik penghuni rumah.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari pernah mengatakan meteran listrik bakal bunyi saat sisa pulsa sudah mencapai batas minimal kWh. Bunyi tersebut sebagai peringatan agar pelanggan tidak kaget listrik tiba-tiba mati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya itu adalah fasilitas untuk kenyamanan pelanggan ya. Jangan sampai nanti (pulsa) habis di tengah malam, pelanggan nggak tahu," ucap Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.
Tentunya cara paling ampuh mematikan bunyi meteran listrik adalah memasukkan token listrik buat isi pulsa. Namun, kalau butuh waktu tambahan sebelum isi pulsa listrik, penghuni rumah bisa mematikan suara itu sejenak.
Cara Matikan Alat Token Listrik Pakai Kode
Inilah beberapa kode yang bisa dipakai untuk mematikan bunyi alat token listrik.
1. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara
Masukkan kode '812' ke meteran listrik untuk menghentikan bunyi sementara. Alat tersebut akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit saja sehingga cukup untuk mengisi pulsa sebelum alat berbunyi lagi.
"Kita bisa pake 812 untuk sementara ya. Cuma kan nanti pasti akan berbunyi lagi karena sudah di bawah batas limitnya," kata Nurmalita.
2. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm
Pelanggan dapat mengubah pengaturan batas minimal kWh agar alat tidak bunyi sampai batas yang diinginkan. Gunakan kode '456' untuk menunda bunyi alarm.
"Kalau mau diubah itu pakai kode 456 diikuti angka minimal kWh yang diinginkan," tuturnya.
Sebagai contoh, pelanggan ingin alarm alat menyala saat pulsa tersisa 10 kWh. Kode yang dimasukkan adalah '45610'. Contoh lain, kalau ingin batas pulsa menjadi 5 kWh, masukkan kode '45605'.
Itulah cara mematikan suara meteran listrik karena pulsa menipis untuk sementara. Semoga membantu!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/abr)











































