Banjir di Rumah Mulai Surut, Segera Lakukan Ini Sebelum 24 Jam!

Banjir di Rumah Mulai Surut, Segera Lakukan Ini Sebelum 24 Jam!

Wildan Alghofari - detikProperti
Rabu, 28 Jan 2026 15:31 WIB
Banjir di Rumah Mulai Surut, Segera Lakukan Ini Sebelum 24 Jam!
Ilustrasi Banjir. Foto: Getty Images/onurdongel
Jakarta -

Banjir yang mulai surut memang bisa menciptakan rasa lega, tetapi bukan berarti masalah telah berakhir. Justru pada saat inilah berbagai risiko lanjutan mulai tampak. Kerusakan bangunan hingga ancaman kesehatan akibat sisa air dan lumpur bisa saja terjadi.

Dalam 24 jam pertama setelah banjir surut, langkah penanganan yang tepat menjadi kunci untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Sisa genangan, kelembapan tinggi, dan kotoran yang tertinggal dapat mempercepat keroposnya material rumah serta memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Karena itu, penanganan cepat sangat diperlukan agar proses pemulihan berjalan lebih aman dan efektif.

Langkah Penting yang Harus Dilakukan 24 Jam Saat Banjir Mulai Surut

Saat banjir mulai surut, penanganan dilakukan dengan upaya pemulihan bagian-bagian rumah yang terkena banjir dan perlu disertai dengan pencegahan dampak lanjutan. Tindakan dalam 24 jam pertama, perlu dilakukan dengan cepat, terencana, dan tetap mengutamakan keselamatan penghuni.
Melansir situs Property Craft, berikut tips yang dapat dilakukan sebagai acuan agar kerusakan akibat banjir tidak semakin besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Utamakan Keselamatan

Meski banjir mulai surut, keselamatan diri tetap menjadi prioritas utama. Pastikan aliran listrik dari saklar utama segera dimatikan jika kondisi memungkinkan dan aman untuk dilakukan. Sisa genangan air masih berpotensi memicu korsleting, terutama jika telah mencapai stop kontak atau peralatan listrik.

Risiko sengatan listrik tetap tinggi karena air banjir dapat bercampur dengan arus listrik yang belum sepenuhnya terputus. Oleh karena itu, jangan memaksakan masuk ke dalam rumah jika masih terdapat air di area instalasi listrik.

ADVERTISEMENT

Selain itu, hindari kontak langsung dengan sisa air banjir karena bisa tercemar lumpur, limbah, atau benda tajam. Jika situasi belum aman, sebaiknya tetap berada di tempat yang lebih tinggi atau mengungsi hingga kondisi benar-benar terkendali.

2. Dokumentasikan Kerusakan

Setelah banjir sudah mulai surut di beberapa hari setelahnya dan dirasa aman, dokumentasikan kerusakan sebelum membersihkan rumah.

Ambil foto dan video seluruh area yang terdampak banjir, mulai dari lantai, dinding, perabot, hingga peralatan elektronik. Catat barang-barang yang rusak, termasuk perkiraan harga dan kondisi kerusakannya. Dokumentasi ini juga penting sebagai bukti jika memiliki asuransi rumah atau membutuhkan bantuan dari pihak terkait.

3. Hubungi Asuransi atau Pihak Terkait

Pada 3 hingga 5 jam setelah banjir benar-benar surut, segera hubungi pihak asuransi jika rumah memiliki perlindungan asuransi. Langkah ini penting untuk melaporkan kejadian banjir dan memulai proses klaim sejak dini. Semakin cepat laporan dilakukan, semakin cepat pula penanganan dan verifikasi kerusakan dapat dilakukan.

Jika RT/RW atau kelurahan setempat melakukan pendataan terkait banjir, segera laporkan kondisi rumah, terutama bila banjir berskala besar dan membutuhkan bantuan lanjutan. Semakin cepat laporan disampaikan, semakin cepat pula proses penanganan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan.

4. Buang Air dan Mulai Keringkan Rumah

Air yang menggenang terlalu lama dapat merusak struktur bangunan dan memicu jamur. Tunggu sekitar 5 hingga 8 jam untuk memastikan banjir benar-benar surut. Setelah itu, buang air yang menggenang di sekitar rumah dan mulai keringkan rumah.

Gunakan alat seadanya seperti ember, gayung, pompa air, atau vacuum air untuk mengeluarkan genangan. Pindahkan barang-barang basah ke area yang lebih kering dan terbuka.

Buka pintu dan jendela agar sirkulasi udara lancar. Jika tersedia, gunakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan. Di kondisi yang lembap, jamur bisa tumbuh dalam waktu kurang dari dua hari.

5. Selamatkan Barang dan Cegah Kerusakan Lanjutan

Setelah air surut dan area sekitar rumah sudah dibersihkan, lakukan penyelamatan pada barang yang masih bisa digunakan. Angkat karpet, kasur, dan alas lantai yang basah karena barang-barang itu mudah menjadi sarang jamur. Bersihkan furnitur kayu dan keringkan secepat mungkin. Barang berharga seperti dokumen penting juga sebaiknya langsung diamankan dan dikeringkan. Jika memungkinkan, berikan alas pada furnitur agar tidak langsung menempel ke lantai yang masih lembap.

6. Bersihkan dan Desinfeksi Rumah

Air banjir sering membawa bakteri dan kuman berbahaya, sehingga pembersihan saja tidak cukup. Dalam waktu 12 hingga 24 jam setelah banjir surut dan rumah telah dibersihkan, Gunakan larutan desinfektan, misalnya campuran pemutih dan air, untuk membersihkan lantai, dinding, dan perabot.

Lakukan pembersihan ulang dan desinfeksi pada seluruh area rumah agar aman jika kembali digunakan beraktivitas. Gunakan juga perlengkapan pelindung seperti sarung tangan, masker, dan sepatu bot agar terhindar dari risiko bahaya kontak langsung desinfektan.

7. Pertimbangkan Bantuan Profesional

Setelah 24 jam, jika kerusakan rumah akibat banjir dianggap cukup parah, jangan ragu untuk menghubungi jasa pembersihan atau restorasi rumah pasca banjir. Tenaga profesional punya alat pengering dan pembersih khusus yang dapat mencegah masalah jangka panjang seperti jamur dan kerusakan struktur bangunan. Dalam jangka panjang, langkah ini justru bisa menghemat biaya perbaikan.

Menghadapi rumah setelah kebanjiran memang melelahkan. Namun, bertindak cepat dan tepat dalam 24 jam pertama bisa mengurangi dampak kerusakan rumah yang lebih besar. Dengan penanganan yang teratur dan tepat, rumah bisa pulih lebih cepat dan risiko masalah lanjutan dapat diminimalisir.

(das/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads