Pengembang Klaim Perumahannya Bebas Banjir? Begini Cara Cek Kebenarannya

Pengembang Klaim Perumahannya Bebas Banjir? Begini Cara Cek Kebenarannya

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Selasa, 20 Jan 2026 18:02 WIB
Pengembang Klaim Perumahannya Bebas Banjir? Begini Cara Cek Kebenarannya
Ilustrasi perumahan kebanjiran. Foto: Pradita Utama/detikFoto
Jakarta -

Saat ini banyak sekali klaim-klaim berlebihan yang ditawarkan pengembang untuk menarik pembeli. Salah satunya adalah klaim bebas banjir. Siapa coba yang tak tertarik?

Jika melihat ada iklan atau omongan sales pengembang yang menyatakan hal tersebut, jangan langsung terbuai. Saat ini banjir tidak hanya terjadi di Jakarta, area sekitarnya bahkan lebih sering banjir. Calon pembeli harus lebih berhati-hati.

Cara Memastikan Perumahan Bebas Banjir

Menurut pengamat properti sekaligus Presiden Direktur ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa ada beberapa hal yang harus dicek oleh calon konsumen, sebagai berikut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Jangan Percaya Iklan atau Ucapan Pengembang

Darmadi mengatakan lebih baik bertanya atau konsultasi dengan agen properti yang memahami area perumahan tersebut. Pastikan agen tersebut tidak bekerjasama dengan pengembang perumahan dan memang profesional.

2. ⁠Kunjungi Lokasi dan Tanya pada Orang Sekitar

Setelah itu, lihat langsung kondisi perumahannya. Cari informasi sebanyak-banyaknya soal perumahan kepada tetangga, satpam, tukang bangunan jika rumah belum selesai dibangun, hingga warga di sekitar perumahan yang sudah lama tinggal di sana.

ADVERTISEMENT

3. Cek Kondisi Bangunan

Bagi pembeli yang malu untuk bertanya kepada tetangga, cek kondisi bangunan yang akan dibeli. Darmadi mengatakan rumah yang sudah terendam banjir biasanya akan muncul garis hitam di dinding bekas air.

"Sering kalau daerah banjir, ada garis hitam tipis di dinding tembok luar, perhatikan dengan seksama," katanya kepada detikcom pada Selasa (20/1/2026).

4. Hindari Kawasan Dekat Sungai

⁠Darmadi menyarankan jangan membeli rumah yang lokasinya dekat dengan sungai, dataran rendah, dan yang kondisi selokannya atau irigasinya kurang memadai.

"Cari unit yang jangan dekat dengan sungai, parit besar, cari unit yang kemiringan aspal depan lebih tinggi dari rumah yang paling ujung karena air bergerak dari yang tinggi sampai rendah," jelasnya.

5. ⁠Beli Perumahan yang Jelas

Cari tahu siapa pengembangnya, apa saja proyek perumahan yang sudah dibangun, dan cek keberhasilan proyek tersebut.

6. Tanya ke RT/RW

Tambahan, pengamat properti sekaligus Direktur PT Global Asset Management Steve Sudijanto mengatakan tanyakan kepada pihak RT/RW, lurah, hingga lurah mengenai kondisi area tersebut. Apakah bebas banjir atau tidak.

"Survei fisik, yaitu kunjungan ke lokasi. Kita bisa ke kantor wali kota setempat. Atau kantor kabupaten setempat atau kantor kecamatan setempat, kelurahan setempat. Di situ ada yang namanya peta banjir atau peta lahan produktif sama non-produktif. Semua ada di situ," sebutnya.

Itulah beberapa cara untuk mengecek kawasan bebas banjir atau nggak, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads