Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Tanah Air tengah dilanda hujan deras, termasuk di Jakarta. Hujan deras yang mengguyur ibu kota membuat beberapa titik terendam banjir.
Banjir yang menggenang jalan dan perumahan umumnya disebabkan karena intensitas hujan yang deras, sehingga selokan tidak mampu menampung debit air. Namun, banjir juga bisa terjadi karena selokan yang mampet sehingga menghambat aliran air.
Kalau selokan di lingkungan rumah mampet akibat dipenuhi sampah, jangan khawatir. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar selokan kembali lancar. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Ampuh Atasi Selokan Mampet
Dalam catatan detikProperti, mengatasi selokan mampet sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Bahkan, tidak butuh peralatan canggih untuk memperbaiki selokan air agar kembali berfungsi normal.
Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki mengatakan kuncinya adalah selokan harus dibuat secara benar, mulai dari luas, kedalaman, dan jalurnya. Semuanya harus dihitung sebelum membangun rumah.
Tak hanya itu, selokan yang baik juga harus memiliki kemiringan yang tepat dan sesuai. Langkah ini supaya air dapat mengalir dengan lancar dan deras.
"Biasanya sih tindakan preventifnya itu dimulai dari sebelum mulai pembangunan itu rumah. Nah, jadi kalau misalkan rumah itu belum terbangun, kita bisa nih bikin desainnya saluran itu harus benar dengan kemiringan yang memang sesuai," kata Panggah.
Menurut Panggah, penyebab utama selokan mampet karena ada hambatan di dalamnya, seperti sampah dan kotoran yang menumpuk. Alhasil, aliran air menjadi tidak lancar dan kecil.
Ketika turun hujan deras maka debit air akan bertambah secara signifikan. Sementara itu, air yang mengalir di selokan tidak dapat berjalan normal karena terdapat hambatan, sehingga dapat menyebabkan banjir.
"Jadi mampet itu kan sebenarnya karena jalannya air tidak lancar. Alirannya kurang, akhirnya karena ada kotoran yang agak besar airnya jadi tidak lancar dan kotorannya tidak bisa terdorong. Kalau misalkan ada kotoran tapi airnya deras dan lancar kan bisa kebuang. Nah, makanya kalau dari perencanaan itu tindakan preventifnya adalah desain saluran air itu benar-benar harus dengan kemiringan yang lancar," jelasnya.
Tips Merawat Selokan agar Lancar
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar selokan tetap lancar. Cara paling mudah adalah dengan tidak membuang sampah atau kotoran ke saluran air karena bisa menyebabkan tersumbat.
Lalu cek juga kondisi selokan minimal setiap sebulan sekali. Pastikan tidak ada sampah yang menumpuk di dalam saluran air karena dapat menghambat aliran air.
Selain itu, Panggah mengingatkan untuk rutin menyaring semua yang masuk ke dalam saluran pembuangan air di rumah. Proses penyaringan yang dimaksud adalah memisahkan cairan sebelum dibuang ke saluran air.
Misalnya, ketika mencuci piring sebaiknya buang sisa makanan ke dalam tempat sampah dan jangan dibuang ke dalam saluran air di kitchen sink. Saat mandi, usahakan mengambil rambut yang rontok agar tidak menumpuk dan menghambat saluran air.
"Nah, kalau misalkan sudah jadi (rumahnya) itu ya mau nggak mau misalkan rumah itu salurannya sering mampet gitu, ya tetap maintenance harus dilakukan terus. Terus bisa juga dilakukan penyaringan dulu di lubang-lubang saat air itu mau keluar, misalkan di kitchen sink," imbuh Panggah.
Itulah beberapa tips mencegah selokan mampet dengan mudah. Semoga membantu!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/das)










































