×
Ad

Jangan Asal Buang! Sisa Kembang Api Bisa Picu Bahaya di Rumah

Wildan Alghofari - detikProperti
Rabu, 31 Des 2025 18:15 WIB
Kembang Api dan Petasan. Foto: Shifa Lupiah Ajijah/detikJabar
Jakarta -

Perayaan tahun baru semakin meriah dengan menyalakan kembang api. Namun, selepas bermain kembang api jangan sembarangan untuk mengabaikan sisa sampahnya berserakan di sekitar rumah.

Sampah bekas kembang api bisa membawa dampak bahaya bagi lingkungan, kesehatan, dan keselamatan bila tidak dibuang dengan benar. Itu mengandung berbagai bahan kimia dan logam berat yang dipakai untuk menghasilkan warna dan efek-efek kembang api.

Ketika sisa kembang api dibiarkan berserakan, bisa menyebabkan kontaminasi lingkungan yang berdampak pada tanaman, hewan, dan sumber air. Adanya sisa serbuk kembang api berupa residu kimia juga membuat pencemaran yang bisa mengganggu kualitas udara.

Melansir situs wsrecycling, Rabu (31/12/2025), berikut ini beberapa bahaya jika membuang bekas kembang api sembarangan.

1. Pencemaran Lingkungan

Bekas kembang api mengandung kimia yang bisa mencemari tanah, permukaan air, dan sumber air minum jika dibiarkan tersebar di lingkungan. Logam berat yang terdapat dalam residu dapat merusak organisme tanaman dan hewan.

2. Risiko Kebakaran

Bagian-bagian kembang api yang belum sepenuhnya padam masih bisa memiliki sisa panas atau bara tersembunyi. Ketika dibuang sembarangan atau dicampurkan dengan sampah rumah tangga biasa, hal ini dapat memicu kebakaran di tempat sampah ataupun dalam proses pengangkutan sampah.

3. Bahaya bagi Pekerja Sampah

Sisa kembang api yang tidak dibuang dengan baik, dapat membahayakan orang lain termasuk petugas kebersihan. Sisa kembang api berpotensi masih bisa terbakar dan meledak, sehingga bisa menyebabkan luka serius, bahaya kebakaran di truk pengangkut sampah, atau kecelakaan selama proses pengumpulan sampah.

4. Ancaman bagi Hewan di Sekitar

Fragmen kecil bekas kembang api yang tertinggal di halaman atau jalan dapat menjadi benda berbahaya yang tajam. Khususnya bagi hewan peliharaan yang cenderung penasaran dan bisa menggigit atau menelannya tanpa disadari.

Kesalahan yang Jarang Disadari Saat Membuang Kembang Api

Banyak orang tidak sadar bahwa cara membuang sisa kembang api yang salah bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Berikut ini beberapa kesalahan yang banyak dilakukan.

1. Membuang Kembang Api yang Masih Hangat ke Tempat Sampah

Walaupun terlihat sudah mati, sisa kembang api masih bisa menyimpan panas dan memicu kebakaran pada sampah lain. Bara kecil yang tertutup tumpukan sampah dapat menyala kembali tanpa disadari.

2. Membuang Kembang Api ke Tempat Sampah Daur Ulang

Kembang api tidak bisa didaur ulang karena mengandung bahan kimia dan sisa pembakaran. Jika dicampur dengan sampah daur ulang, kembang api dapat merusak seluruh isi dan meningkatkan risiko kebakaran.

3. Mengabaikan Kembang Api yang Gagal Meledak

Kembang api yang tidak meledak tetap berbahaya karena bisa meledak tiba-tiba saat disentuh. Menganggapnya aman justru meningkatkan risiko cedera serius.

Cara Aman Membuang Kembang Api

Meskipun terlihat sepele, membuang sampah bekas kembang api tidak bisa sembarangan. Berdasarkan artikel dari wsrecycling, berikut ini tips aman membuang sampah bekas kembang api.

Tunggu Hingga Benar-benar Dingin

Biarkan sisa kembang api dan petasan selama minimal 24 jam di ruang terbuka. Sisihkan di sudut aman, jauh dari jangkauan dan benda yang mudah terbakar, serta jangan dibiarkan berserakan.


Rendam Didalam Air

Setelah pesta kembang api, siapkan satu ember air. Masukkan sampah kembang api yang sudah dingin ke dalam ember berisi air. Rendam setidaknya 12 jam atau semalaman agar sisa bahan kimia tidak aktif.

Diamkan Sejenak dan Bungkus dengan Plastik

Setelah kembang api digunakan, pastikan benar-benar sudah mati sebelum disisihkan. Jika kembang api di rendam ke dalam air, angkat kembang api yang sudah basah dan bungkus kembang api dengan plastik untuk menambah keamanan. Jika perlu, beri pertanda pada plastik untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Buang di Tempat yang Sesuai

Jangan membuang sampah bekas kembang api di tempat sampah organik. Jika diperbolehkan, buang ke tempat sampah umum. Jika tidak, bawalah ke lokasi pembuangan limbah berbahaya.

Hindari Membakarnya dengan Sampah Lain

Jangan mencampur lalu membakar sisa kembang api bersama sampah lainnya. Sisa kembang api masih bisa meledak dan membahayakan, apalagi jika dicampur dengan sampah lain yang tidak diketahui bisa memperbesar ledakan atau tidak.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, risiko kebakaran dan kecelakaan akibat kembang api dapat diminimalisir dan dihindari. Semoga bermanfaat!




(das/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork