Serangga kecil yang menempel di dinding rumah sering kali dianggap tidak berbahaya. Namun, kami tetap ternyata bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi jika bersentuhan langsung dengan kulit manusia.
Serangga ini menyukai daerah dengan cuaca kering dan hangat, sehingga rumah manusia menjadi tempat yang ideal untuk mereka bersarang. Kamitetep biasanya terlihat di lemari, gudang penyimpanan, dapur, serta area rumah lain yang jarang dibersihkan.
Kamitetep juga kerap hidup di bawah jaring laba-laba. Dengan tinggal di area tersebut, mereka mendapatkan makanan dari sisa buruan laba-laba seperti serangga mati dan sisa makanan. Tak hanya itu, kamitetep juga memakan jaring laba-laba serta serangga lain yang menghasilkan benang. Kebiasaan inilah yang membuat rumah dengan banyak laba-laba lebih berpotensi menjadi habitat kamitetep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangga ini gemar memakan kain wol dan sutra. Selain itu, mereka juga mengonsumsi serat rambut, serat kain, debu, sampah rumah tangga, bahkan bangkai kamitetep lain.
Kenapa Kamitetep Bisa Bikin Gatal?
Melansir detikHealth, kontak langsung dengan kamitetep dapat memicu gatal-gatal dan iritasi pada kulit. Kamitetep tidak menggigit, tidak menyengat, dan tidak memiliki racun seperti serangga lainnya.
Rasa gatal yang muncul bukan disebabkan oleh racun atau gigitan, melainkan karena tubuh kamitetep diselimuti debu dan kotoran. Saat bersentuhan dengan kulit, debu inilah yang memicu reaksi iritasi atau alergi, terutama pada orang dengan kulit sensitif dan gangguan pernapasan.
Beberapa gejala yang bisa muncul akibat kontak dengan kamitetep, antara lain kemerahan yang melebar, rasa gatal di area kulit, pembengkakan, hingga nyeri atau iritasi ringan. Pada sebagian orang, kamitetep juga dapat memicu reaksi alergi.
Cara Membasmi dan Mencegah Kamitetep di Rumah
Jika jumlah kamitetep di rumah mulai banyak, sebaiknya segera dilakukan upaya pembasmian agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut.
- Rutin membersihkan rumah
- Bersihkan sudut dan perabot yang jarang digunakan
- Pastikan tidak ada tanda kehidupannya di sudut dan celah-celah rumah
- Kurangi jumlah pakaian dari kain wol.
- Pakai insektisida di celah-celah maupun retakan rumah.
- Bersihkan jaring laba-laba secara teratur.
- Coba buat rumah menjadi lebih dingin, misalnya dengan menghidupkan AC.
- Panggil layanan pembersih hama rumah jika cara-cara di atas tidak mempan.
Untuk menghindari iritasi dan gatal yang disebabkan oleh kamitetep, hindari kontak fisik secara langsung. Lakukan pembersihan rumah secara rutin agar kamitetep yang telah dibasmi tidak kembali lagi. Semoga bermanfaat!
(das/das)










































