Salah Pasang Exhaust Fan Bikin Rumah Lembap dan Berjamur! Ini Cara yang Benar

Salah Pasang Exhaust Fan Bikin Rumah Lembap dan Berjamur! Ini Cara yang Benar

Wildan Alghofari - detikProperti
Sabtu, 29 Nov 2025 14:05 WIB
Exhaust Fan
Exhaust Fan. Foto: (Dana Aditiasari/detikProperti)
Jakarta -

Setiap rumah membutuhkan sirkulasi udara yang baik agar tetap nyaman dihuni. Salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk menjaga kualitas udara adalah dengan memasang exhaust fan. Alat ini tidak hanya membantu mengeluarkan udara kotor, tetapi juga menjaga lingkungan rumah tetap sehat dan seimbang.

Dalam merancang hunian yang nyaman, faktor yang sering terlewat adalah bagaimana udara bergerak di dalam rumah. Padahal, aliran udara yang baik berperan penting dalam menjaga kondisi ruangan tetap stabil. Itulah mengapa alat seperti exhaust fan menjadi komponen penting dalam sistem ventilasi modern. Dengan mekanisme sederhana yang bekerja menarik udara keluar, exhaust fan membantu menjaga keseimbangan udara sehingga rumah tidak hanya terasa lebih nyaman, tetapi juga lebih sehat untuk ditempati.

Memasang exhaust fan memang terlihat mudah, seperti hanya pasang di plafon, menyambung saluran tabung, dan selesai. Tetapi jika asal-asalan, hasilnya bisa mengecewakan, seperti ventilasi tidak maksimal, kelembapan tetap tinggi, bahkan risiko udara lembap terkunci dalam rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari The Spruce, Sabtu (29/11/2025), berikut beberapa tips memasang exhaust fan dengan benar, agar hasilnya bisa lebih optimal.

Menempatkan Exhaust Fan di Lokasi Strategis

Tempatkan exhaust fan sedekat mungkin dengan sumber kelembapan, uap, atau polutan udara, misalnya di atas atau dekat area mandi seperti shower atau bathtub. Untuk kamar mandi luas atau yang memiliki beberapa zona (misalnya shower terpisah dari toilet), pertimbangkan memasang lebih dari satu fan agar ventilasi merata.

ADVERTISEMENT

Gunakan Kipas dengan Kapasitas yang Tepat

Pilih exhaust fan yang kapasitasnya sesuai dengan ukuran ruangan. Jika kapasitas terlalu kecil, ventilasi tidak akan maksimal, sebaliknya jika terlalu besar, bisa boros energi dan bahkan menghasilkan suara bising berlebih. Menghitung luas ruangan dan kebutuhan ventilasi penting dilakukan sebelum membeli dan memasang kipas.

Pastikan Jalur Ventilasi Tepat dan Efisien

Gunakan jalur ventilasi (duct) berbahan logam kaku, bukan berbahan plastik fleksibel yang mudah menyempit atau tertekuk. Duct logam memberi aliran udara lebih lancar dan tahan lama. Penyesuaian pemasangan jalur ventilasi, sebaiknya dibuat sependek mungkin dengan sedikit belokan, setiap tikungan 90 derajat bisa memangkas efektivitas aliran udara. Karena itulah jika belok, usahakan sudutnya maksimal di 45 derajat.

Ventilasi exhaust fan, harus dibuang langsung ke luar rumah, melalui dinding atau atap, bukan ke loteng, plafon kosong, atau ruang tertutup lain. Hal ini bertujuan agar kelembapan dan udara lembap tidak terjebak di dalam struktur rumah.

Perhatikan Aspek Instalasi & Keamanan Listrik

Pastikan instalasi listrik dilakukan sesuai standar dengan menyambung kabel dengan benar, gunakan sirkuit yang tepat, dan pastikan kipas angin terutama jika untuk penggunaan rumahan, terbuat dari bahan logam, untuk mencegah risiko sengatan listrik. Jika ragu dengan kelistrikan, pertimbangkan menggunakan jasa profesional. Instalasi listrik yang salah bukan hanya membuat ventilasi gagal, tetapi juga bisa berbahaya.

Pastikan Perawatan dan Akses untuk Maintenance

Setelah dipasang, sesekali bersihkan bilah kipas dan periksa sambungan jalur ventilasi agar tidak tertutup debu atau lembap, hal ini penting untuk menjaga efisiensi jangka panjang. Pastikan kipas dan jalur ventilasi tetap mudah diakses, hindari pemasangan terlalu dekat dengan dinding atau plafon tanpa ruang yang cukup, agar memudahkan pembersihan atau perbaikan.

Waktu Penggunaan Ideal

Kipas dapat digunakan sesaat sebelum mulai mandi dan pertahankan menyala sekitar 20 menit setelah selesai. Hal iIni akan membantu memastikan uap dan kelembapan benar-benar keluar dari ruangan serta mengurangi risiko kondensasi dan jamur.

Dengan mengikuti beberapa tips di atas, exhaust fan bisa dipastikan bekerja secara maksimal. Semoga membantu.

(das/das)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads