Bingung Pasang Harga Jual Rumah? Ini Caranya biar Cuan dan Cepat Laku

Bingung Pasang Harga Jual Rumah? Ini Caranya biar Cuan dan Cepat Laku

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Jumat, 24 Jul 2026 12:14 WIB
Infografis cara menentukan harga jual properti
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Menjual rumah membutuhkan strategi agar cepat terjual. Salah satu strateginya adalah menentukan harga rumah yang tepat.

Menentukan harga rumah juga nggak bisa asal-asalan. Jika harga jual terlalu mahal, nanti nggak ada calon pembeli yang tertarik. Namun kalau pasang harga terlalu murah, penjual bisa rugi.

Lalu, bagaimana cara pasang harga rumah yang pas ya? Berikut ini tipsnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Hitung Keuntungan

Pengamat properti yang juga Direktur Global Asset Management Steve Sudijanto mengatakan penjual rumah harus memikirkan keuntungan saat memutuskan harga jual. Ia menyarankan target keuntungan sebesar 30-40 persen dari total harga beli rumah.

"Biasanya margin keuntungan 30-40 persen, itu rumusnya. Umpamanya kita beli tanah Rp 500 juta, ongkos bangun RP 500 juta. Jadi totalnya Rp 1 miliar. Itu kita harus jual Rp 1,4 miliar atau Rp 1,3 miliar, kisarannya. Makanya membutuhkan kejelian saat melakukan survei," kata Steve kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

2. Harga Rumah di Pasaran

Selain mempertimbangkan keuntungan, penjual juga dapat meriset harga rumah di pasaran. Langkah ini untuk mengetahui kisaran harga yang ada saat ini. Caranya bisa dengan menanyakan harga rumah-rumah yang sedang dijual di lingkungan yang sekitar.

3. Pertimbangkan Harga Beli Rumah

Penjual perlu tahu harga beli rumah. Harga ini bisa menjadi patokan saat membandingkan harga rumah di pasaran.

Jika harga jual rumah di suatu wilayah lebih tinggi dibandingkan harga beli, penjual bisa menambahkan margin 30-40 persen keuntungan pada harga jual. Namun kalau harga pasaran lebih rendah atau berbeda 10-20 persen dari harga beli rumah, sebaiknya pasang harga jual rendah.

Saat menemui kondisi rumah dijual dengan harga rendah, Steve menyarankan rumah disewakan saja kalau tidak butuh uang dalam waktu dekat.

"Kalau cocok seharga itu. Tapi kalau nggak cocok, itu butuh pertimbangan. Mau jual rugi atau nanti," imbuhnya.

4. Hitung Biaya

Saat menjual, pasti ada biaya-biaya seperti proses balik nama sertifikat, merenovasi rumah, atau menggunakan jasa broker. Pastikan untuk menghitung biaya ini saat menentukan harga rumah ya biar nggak rugi.

"Menentukan rumah itu ada dua, pertama biaya yang sudah kita keluarkan. Kita tanya NJOP-nya, tetangga pernah jual berapa? Itu namanya survei pasar. Kedua, sudah mengeluarkan biaya apa saja, biaya notaris, biaya KPR (kredit pemilikan rumah). Itu ditambahkan semua ke rencana harga jual," jelasnya.

5. Konsultasi dengan Broker

Bagi penjual atau pemilik yang bingung memasang harga atau mau praktis saja, coba konsultasi dengan broker. Broker bisa membantu menentukan harga jual yang cocok karena memahami harga pasaran. Mereka juga bisa menilai berbagai aspek rumah buat menentukan harga.

Itulah cara menentukan harga jual rumah. Semoga membantu!



(aqi/aqi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads