Jual vs Sewa Rumah, Mana yang Lebih Cuan? Ini Penjelasan Pakar

Jual vs Sewa Rumah, Mana yang Lebih Cuan? Ini Penjelasan Pakar

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 01 Jul 2026 07:11 WIB
Infografis cara memilih lebih baik mana menyewa atau menjual rumah
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Punya rumah yang tidak terpakai dan ingin dijadikan sumber penghasilan, biasanya pilihannya 2, yakni rumah itu disewakan atau langsung dijual. Keduanya sama-sama menghasilkan uang, tetapi dengan cara berbeda.

Menjual rumah berarti kita melepas aset seluruhnya, uang yang diterima lebih besar, dan tidak ada lagi tanggungan pajak atau biaya perawatan ke depannya. Sementara, jika menyewakan rumah, uang yang didapat bersifat jangka panjang karena bisa didapat tiap bulan, tapi ada pajak dan biaya perawatan yang harus ditanggung oleh pemiliknya. Jadi, mana yang lebih menguntungkan?

Lebih Baik Menjual atau Menyewakan Rumah?

Menurut eks Director of Ray White Indonesia Erwin Karya keduanya sama-sama menguntungkan tergantung pada kebutuhan pemiliknya. Sebab, ada pemilik yang sedang butuh dana cepat dan ada pula yang masih menyanggupi untuk mengurus rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Umumnya apabila keadaannya sedang butuh uang cepat, banyak yang memilih menjual rumahnya. Sementara, jika masalahnya hanya tidak ada yang mengurus, pemilik memilih untuk mencari penghuni baru dan disewakan.

"Apabila tidak ada kebutuhan dana dalam jumlah besar, sebaiknya disewakan saja untuk mendapatkan yield atau imbal hasil yang dapat menjadi passive income bagi pemilik rumahnya" kata Erwin kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

Vice President Xavier Marks Home Nina Kuntjoro menambahkan menjual rumah terkadang jauh lebih sulit daripada menyewakan. Kedua pasar ini berbeda dan umumnya lebih banyak orang yang mencari rumah sewa karena lebih terjangkau daripada membeli.

Namun, kondisinya akan berbeda jika rumah tersebut lokasinya strategis, kondisi rumah ideal, dan harganya terjangkau, kemungkinan besar akan jadi rebutan.

"Memang kalau yang menguntungkan itu kan kalau seandainya dia itu beli rumah sudah lama, misalkan rumah yang dia beli itu dari tahun 80, berarti nilai investasi dari rumah itu udah naik kan. Itu lebih menguntungkan. Tapi kalau misalkan dia beli baru mungkin 1-2 tahun lalu, mungkin kalau dijual nilainya belum terasa sekali," ujar Nina.

"Sekarang juga sudah banyak orang yang beli rumah utuh yang bagus dan tidak ada kekurangan, lalu rumah itu disewakan. Ya itu juga bisa jadi pilihan," tambahnya.

Ia juga mengingatkan menjual rumah bisa lebih untung karena tidak perlu memikirkan biaya perawatan bangunan lagi karena sudah menjadi kewajiban pemilik berikutnya. Hal ini berbeda apabila disewakan, setiap bulan pemilik tetap harus memantau kondisi rumah.

Itulah penjelasan untung rugi ketika harus memilih menjual atau menyewakan rumah, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(aqi/aqi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads