- Apakah Benar Generasi Sandwich Nggak Bisa Beli Rumah?
- Berapa Persen Penghasilan yang Bisa Disiapkan untuk Beli Rumah?
- Tips Mempersiapkan Keuangan untuk Generasi Sandwich Agar Bisa Beli Rumah
- 1. Tingkatkan Penghasilan
- 2. Buat Budgeting
- 3. Siapkan Dana Darurat
- 4. Punya BPJS Kesehatan
- 4. Jangan Beli Rumah Jika Belum Mampu
Generasi sandwich merupakan sebutan untuk seorang yang harus menanggung hidup orang tua, dirinya, bahkan saudaranya. Penghasilan satu pintu ini harus dibagi untuk beberapa orang sehingga terkadang orang tersebut merasa penghasilannya hanya sekadar lewat tanpa benar-benar bisa ia nikmati sendiri apalagi ditabung.
Kondisi seperti ini membuat beberapa orang ragu untuk membeli rumah. Apalagi pembelian dengan kredit.
Apakah Benar Generasi Sandwich Nggak Bisa Beli Rumah?
Tenang, menurut perencana keuangan dari Finansialku Shierly mengatakan bukan hal mustahil generasi sandwich untuk memiliki rumah. Memang dibutuhkan trik dan disiplin dalam pembagian pemasukan agar penghasilan tetap ada yang bisa disisihkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa Persen Penghasilan yang Bisa Disiapkan untuk Beli Rumah?
Certified Financial Planner Pinhome Nadia Harsya juga mengatakan generasi sandwich harus cerdas dalam perencanaan keuangan dan fokus pada solusi. Ia menyarankan untuk menerapkan rumus 3x3, yakni membayar DP rumah nilainya 30 persen dari harga rumah, hanya menggunakan 1/3 gaji bulanan untuk membayar kredit rumah, dan besar kredit atau KPR tidak lebih besar dari 3 kali total pendapatan tahunan.
Tips Mempersiapkan Keuangan untuk Generasi Sandwich Agar Bisa Beli Rumah
Seperti yang disebutkan sebelumnya, generasi sandwich juga perlu strategi agar kebutuhan sehari-hari dan cicilan kredit bisa terbayar per bulannya. Shierly memberikan beberapa tips yang bisa diikuti.
1. Tingkatkan Penghasilan
Untuk generasi sandwich dan gaji UMR lebih baik memiliki beberapa pintu penghasilan. Bukan hanya dengan menambah pekerjaan, menurut Shierly, bisa juga dengan berinvestasi. Besar penghasilan yang bisa dialokasikan untuk investasi sekitar 10 persen. Lambat laun tingkatkan jumlah investasi.
Hal yang perlu diingat, investasi di tempat yang aman. Investasi bodong hanya membawa masalah baru. Lalu, jangan tergiur dengan keuntungan singkat.
2. Buat Budgeting
Pos pengeluaran yang besar, harus diimbangin dengan cara budgeting yang detail dan disiplin. Pastikan setiap pengeluaran itu efektif, jangan sampai pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan.
3. Siapkan Dana Darurat
Umumnya, generasi sandwich sulit untuk memiliki dana darurat apalagi tabungan karena kondisi pengeluaran yang cukup besar. Namun, dana darurat sangat penting. Uang ini dapat digunakan saat terjadi sesuatu hal yang mendesak dan mendadak. Apabila disiapkan dengan benar, orang tersebut tidak perlu mencari pinjaman online atau pinjol.
Shierly menganjurkan untuk memiliki dana darurat 6x dari kebutuhan bulanan bagi orang yang single atau bagi yang sudah berkeluarga 12x pengeluaran bulanan.
4. Punya BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan merupakan unsur penting untuk mengantisipasi biaya pengobatan yang mahal. Selain itu, pemerintah juga sudah mengeluarkan kebijakan bagi yang ingin membeli properti harus memiliki BPJS Kesehatan.
"Menurut saya ini sesuatu hal yang bagus, akhirnya menjadi memaksa orang untuk punya BPJS Kesehatan karena kalau kita lihat, salah satu biaya yang besar di rumah tangga itu juga biaya kesehatan. Jadi ini juga penting ketika teman-teman sendiri membeli rumah, apalagi kalau rumahnya KPR untuk jangka waktu yang panjang itu ibaratnya seperti lari marathon, kalau mereka nggak punya proteksi risiko terhadap kesehatan, bagaimana mereka mau produktif dan mencapai tujuan keuangan lainnya?" tuturnya dalam Webinar Property Outlook 2024 yang disiarkan secara daring, dikutip Rabu (28/2/2024).
4. Jangan Beli Rumah Jika Belum Mampu
Shierly mengingatkan jangan memaksakan untuk mengambil kredit rumah apabila keuangan belum mampu untuk menanggung beban biaya hidup. Lebih baik menyewa rumah dahulu. Selain itu, generasi sandwich bisa membeli properti untuk disewakan agar uang sewa bisa menjadi tambahan pendapatan.
"Atau mereka bisa propertinya bisa dijadikan tempat tinggal sekaligus tempat usaha dari rumah, work from home, bisa dari rumah. Jadi propertinya beli bukan hanya bisa jadi tempat tinggal tetapi juga bisa menjadi tambahan pemasukkan," paparnya.
Itulah beberapa cara membeli rumah bagi generasi sandwich.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)










































