Misteri Lenyapnya Tombol Lantai 4 di Lift Gedung Tinggi

Misteri Lenyapnya Tombol Lantai 4 di Lift Gedung Tinggi

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 03 Jul 2026 08:45 WIB
Ilustrasi lift
Ilustrasi lift. Foto: Getty Images/iStockphoto/Zephyr18
Jakarta -

Saat masuk ke lift, pasti ada panel tombol lantai yang akan dituju. Namun, ternyata ada satu lantai yang nomornya disamarkan lho detikers dan diganti dengan kode lain, yakni tombol menuju lantai 4.

Memang tidak semua gedung menghilangkan angka 4 di lift, tetapi rata-rata melakukan hal demikian. Kalau tidak percaya, coba cek ke beberapa gedung tinggi, apakah nomor 4 dipajang pada panel lift?

Meskipun angka 4 tidak dipampang di lift, bukan berarti lantai itu hilang. Penomoran hanya disamarkan dan diganti dengan angka lain, seperti 3A.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini bukan karena iseng, ada pengaruh dari budaya China yang menganggap angka ini membawa sial, dilansir dari Vensouver Sun. Menurut orang China penyebutan angka 4 mirip dengan kata 'kematian' dalam bahasa Mandarin dan Kanton sehingga dianggap harus dihindari.

Bukan hanya lift, bahkan di beberapa daerah yang mempercayai hal ini juga menghilangkan penyebutan lantai 4 dan nomor 4 pada rumah. Mereka takut jika tetap menggunakan, justru tidak ada yang mau membeli atau menyewa rumah di lantai 4.

ADVERTISEMENT

Dalam kata lain menghilangkan angka 4 pada lift ini hanya budaya yang sebenarnya tidak ada pengaruh nyata pada kehidupan sehari-hari. Setiap orang boleh percaya atau tidak.

Sebenarnya selain angka 4, lift lantai 13 juga dihindari dengan alasan yang sama. Namun, memang tidak semarak angka 4.

Budaya ini sebenarnya sudah mendapat kritik oleh beberapa pihak karena penghapusan nomor 4 tanpa ada penyeragaman hanya membuat kebingungan terutama ketika terjadi bencana.

Khawatirnya saat proses evakuasi di lantai 4, warga menyebutnya 3A dan petugas yang harus mengecek tidak paham. Hal ini juga pernah dikeluhkan oleh asisten kepala pemadam kebakaran Rick Cheung dan insinyur kebijakan bangunan Kevin Lau yang mengatakan tradisi ini agak berbahaya dalam keadaan darurat. Seorang petugas pemadam kebakaran harus bergerak cepat dan di tengah asap tebal. Jika informasi membuat bingung justru mempersulit evakuasi dan pemadaman.

"Masalahnya di sini (pemadam kebakaran) semua orang tumbuh dengan angka yang berurutan. Di bawah tekanan, petugas tanggap darurat berpotensi melakukan kesalahan. Di bawah tekanan, Anda hanya akan menghitung. Saat Anda mulai ragu dan mulai bertanya apakah itu lantai empat, lima, atau enam, semuanya menjadi sangat membingungkan," ujarnya seperti dikutip detikcom pada Kamis (2/7/2026).

Oleh karena itu, banyak gedung yang akhirnya mempertahankan angka 4 pada lift untuk mempermudah.




(aqi/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads