Keberadaan loteng kadang ditemukan di rumah. Ruangan itu biasanya digunakan sebagai tempat penyimpanan, tapi bisa juga dipakai sebagai kamar tidur.
Menurut Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, Teguh Aryanto, sebenarnya rumah-rumah di Indonesia jarang memanfaatkan loteng. Pun jika dimanfaatkan, dipakai sebagai gudang.
Penggunaan loteng sebagai kamar tidur sebenarnya bisa saja dilakukan karena mengoptimalkan ruang yang ada. Tapi suhu ruangan di loteng harus dijaga agar nyaman bagi penghuninya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu karena, loteng bukan hanya sisa ruang kosong di antara atap dan plafon rumah, tetapi juga berfungsi untuk mengumpulkan hawa panas. Dengan demikian, hawa panas dari atap tidak langsung masuk ke dalam rumah.
"Menurut saya oke aja (membuat kamar tidur di loteng) selama suhu panasnya harus bisa dijaga," ujar Teguh kepada detikProperti, Minggu (19/4/2026).
Maka dari itu, pemilik rumah harus meredam hawa panas yang masuk ke dalam loteng. Caranya dengan memasang lapisan insulasi misalnya aluminium foil di bawah genteng.
Selain itu, udara panas di dalam rumah perlu dikeluarkan melalui ventilasi. Pasang turbin dan jendela sebagai celah keluar hawa panas.
"Loteng itu kan kendalanya suhu panas. Jadi atapnya harus ada insulasi," katanya.
Hal yang Perlu Diperhatikan 'Sulap' Loteng Jadi Kamar Tidur
Selain menjaga suhu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat ingin mengubah loteng menjadi kamar tidur. Berikut ini informasinya dilansir dari House & Gardens.
Perhatikan Tinggi Plafon
Desainer Melissa Hutley menjelaskan bahwa tinggi langit-langit sangatlah penting. Perlu perencanaan secara tepat mengenai seberapa banyak ruang vertikal yang dapat digunakan. Idealnya, area tempat tidur ditempatkan di bagian dengan ruang kepala yang cukup agar nyaman saat bangun dan bergerak.
Pencahayaan
Loteng sering kekurangan cahaya, jadi pencahayaan alami harus dimaksimalkan. Apabila loteng tidak memiliki ventilasi, pertimbangkan untuk membuat jendela sebagai jalur sirkulasi udara dan pencahayaan. Selain itu, pencahayaan buatan berlapis seperti lampu dinding dan lampu meja juga penting untuk menciptakan suasana hangat.
Pastikan Kedap Suara
Karena berada di bagian atas rumah, loteng sering kurang isolasi suara. Menggunakan karpet tebal atau material peredam bisa membantu. Ini penting agar aktivitas di kamar tidak mengganggu penghuni di bawah, dan sebaliknya.
Manfaatkan Sudut untuk Penyimpanan
Sudut-sudut loteng yang terlihat sulit dimanfaatkan sebenarnya bisa jadi tempat penyimpanan yang praktis. Penghuni rumah bisa menambahkan lemari built-in, laci tarik, atau rak tersembunyi supaya barang-barang tersimpan dengan lebih terorganisir.
(abr/zlf)











































