Mau Sulap Loteng Jadi Kamar Tidur? Perhatikan Hal Ini Dulu

Mau Sulap Loteng Jadi Kamar Tidur? Perhatikan Hal Ini Dulu

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Minggu, 19 Apr 2026 13:14 WIB
Inspirasi Loteng diubah menjadi kamar tidur/Chris Snook via Real Homes
Inspirasi loteng diubah menjadi kamar tidur. Foto: Chris Snook via Real Homes
Jakarta -

Bagian loteng di rumah umumnya digunakan sebagai ruang penyimpanan tambahan. Tapi, ruangan itu bisa juga lho diubah menjadi kamar tidur yang nyaman.

Perlu dicatat, mengubah loteng menjadi kamar tidur bukan sekadar memindahkan furniture saja. Ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan agar kamar terasa semakin nyaman.

Berikut ini beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat ingin mengubah loteng menjadi kamar tidur dilansir dari House & Gardens.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tentukan Fungsi Sejak Awal

Sebelum mulai renovasi, penting untuk menentukan terlebih dahulu tujuan utama penggunaan ruang loteng, apakah akan dijadikan kamar tidur tamu, kamar utama, atau ruang istirahat pribadi. Penentuan fungsi ini menjadi dasar dalam merancang keseluruhan konsep ruang agar lebih terarah. Dengan tujuan yang jelas, penataan desain, pencahayaan, hingga kebutuhan penyimpanan dapat disesuaikan secara optimal.

2. Perhatikan Tinggi Plafon

Kamar tidur di loteng sangat bergantung pada tinggi ruang. Jangan sampai penghuni merasa sempit atau sulit bergerak.

ADVERTISEMENT

Desainer Melissa Hutley menjelaskan bahwa tinggi langit-langit sangatlah penting. Perlu perencanaan secara tepat mengenai seberapa banyak ruang vertikal yang dapat digunakan. Idealnya, area tempat tidur ditempatkan di bagian dengan ruang kepala yang cukup agar nyaman saat bangun dan bergerak.

3. Pencahayaan

Loteng sering kekurangan cahaya, jadi pencahayaan alami harus dimaksimalkan. Apabila loteng tidak memiliki ventilasi, pertimbangkan untuk membuat jendela sebagai jalur sirkulasi udara dan pencahayaan.

"Jendela atap dapat membanjiri ruangan dengan cahaya alami dan secara dramatis mengubah suasana," ujar Rising Star House & Garden, Marsha Abegg, dikutip dari House & Garden.

Selain itu, pencahayaan buatan berlapis seperti lampu dinding dan lampu meja juga penting untuk menciptakan suasana hangat.

4. Pastikan Kedap Suara

Karena berada di bagian atas rumah, loteng sering kurang isolasi suara. Menggunakan karpet tebal atau material peredam bisa membantu. Ini penting agar aktivitas di kamar tidak mengganggu penghuni di bawah, dan sebaliknya.

5. Pilih Wallpaper dan Warna yang Pas

Dinding miring membuat pemilihan motif jadi lebih tricky. Desainer Henriette von Stockhausen menjelaskan agar dalam pemilihan warna cat dan wallpaper sebaiknya menggunakan warna netral dan polos.

Gunakan warna senada atau komplementer untuk menciptakan kesan luas dan menyatu. Hindari kontras tajam seperti plafon putih terang.

"Pastikan Anda tidak memilih pola yang terlalu besar, karena tidak akan cocok dengan sudut-sudut," ujarnya.

6. Manfaatkan Sudut untuk Penyimpanan

Sudut-sudut loteng yang terlihat sulit dimanfaatkan sebenarnya bisa jadi tempat penyimpanan yang praktis. Area di bawah atap bisa diubah jadi solusi agar ruangan lebih rapi dan tetap fungsional. Penghuni rumah bisa menambahkan lemari built-in, laci tarik, atau rak tersembunyi supaya barang-barang tersimpan dengan lebih terorganisir.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengubah loteng menjadi kamar tidur. Perhatikan fungsi, pencahayaan, serta proporsi ruang agar loteng bisa menjadi kamar tidur yang nyaman.




(abr/dhw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads