Rumah sering kali dianggap sebagai salah satu bentuk investasi karena nilainya bisa melambung di masa depan. Oleh sebab itu, beberapa orang membeli rumah lebih dari satu alasannya untuk investasi.
Hal yang perlu dipahami adalah tidak semua rumah nilainya akan meningkat beberapa tahun ke depan. Faktor utama yang dapat mempengaruhi harga rumah adalah lokasi dan harga tanahnya. Kemudian, faktor lainnya adalah dekorasi di dalam rumah. Ini berlaku untuk rumah yang sebelumnya sudah pernah ditempati.
Beberapa ahli berpendapat ada dekorasi rumah, terutama di bagian kamar mandi yang justru bisa menyebabkan nilai rumah turun. Alasannya bermacam-macam, tetapi kebanyakan karena ada dekorasi yang sulit direnovasi atau butuh biaya besar untuk diganti oleh penghuni baru.
Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa dekorasi di kamar mandi yang harus dibongkar sebelum menjual rumah.
1. Wallpaper
Dinding dihiasi dengan wallpaper merupakan hal lumrah karena tren ini tidak pernah redup, melainkan terus ada inovasinya. Namun, tidak semua orang menyukai dinding yang ramai dengan banyak corak.
Menurut pialang real estat, Sunita Thaker, sebelum menjual rumah, sebaiknya dinding dibiarkan polos dengan warna yang netral. Gaya ruangan yang minimalis akan bagus ketika difoto untuk iklan dan bisa masuk ke semua selera calon pembeli.
2. Jacuzzi
Jacuzzi merupakan bak mandi yang menyatu dengan dinding dan lantai, seperti bak mandi tanam. Keunggulan jacuzzi adalah bisa menjadi kolam air hangat. Mungkin di Indonesia, model bak seperti ini jarang yang dipakai. Umumnya banyak ditemukan di penginapan.
Alasan Jacuzzi dapat menurunkan nilai rumah karena benda ini sulit dibersihkan dan tidak higienis. Apabila ingin disingkirkan perlu pembongkaran besar yang pasti merusak lantai dan dinding kamar mandi sehingga merepotkan pemilik baru.
3. Lantai Kayu
Saat ini banyak orang yang menghias lantai dengan pelapis tambahan seperti karpet atau lantai kayu. Keduanya dapat membuat tampilan kamar mandi terlihat lebih nyaman dan hangat. Namun, karpet tidak efisien, sulit dibersihkan, dan bisa jadi sarang kuman.
Sementara itu, lantai kayu apabila kualitasnya jelek justru bisa rusak dalam waktu singkat. Apabila rusaknya ketika dipakai oleh pemilik baru, tentu merugikan mereka. Selain itu, tidak semua orang mengetahui cara merawat lantai kayu. Dengan biaya perawatan dan risikonya tersebut, sebaiknya buang keduanya sebelum rumah dijual agar harga tidak ditawar sadis oleh calon pembeli.
4. Wastafel Gantung
Setiap kamar mandi sekarang dilengkapi dengan cermin. Umumnya di bawah cermin terdapat wastafel gantung berbahan porselin atau keramik. Thaker mengatakan wastafel seperti ini kurang diminati oleh beberapa orang karena terlalu sempit, terutama untuk meletakkan peralatan mandi.
Lebih baik memakai wastafel yang menyatu dengan meja panjang karena lebih luas dan bisa terlihat mewah.
Itulah beberapa dekorasi yang dapat membuat nilai rumah turun karena kurang disukai oleh orang lain, semoga bermanfaat.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
Simak Video "Video Islam Tidak Mengharamkan Bernyanyi di Kamar Mandi, Tapi..."
(aqi/abr)