Jakarta - Pompeii awalnya merupakan sebuah kota kuno yang dihuni puluhan ribu jiwa. Nahas, kota itu lenyap akibat disapu abu vulkanik dari gunung berapi.
Potret Kota Pompeii yang Hancur Akibat Tertimbun Abu Vulkanik
Pada tahun 79 Masehi, Gunung Vesuvius meletus dengan dahsyat dan menghantam Kota Pompeii yang jaraknya hanya 40 kilometer. Letusan dahsyat itu membawa abu vulkanik dan awan panas yang menyapu seluruh kota. Foto: LightRocket via Getty Images/KONTROLAB
Abu vulkanik yang menyapu seluruh kota menyebabkan Pompeii tertimbun cukup dalam. Tak hanya bangunan, banyak penduduk yang juga ikut terkubur karena tak sempat menyelamatkan diri. Foto: Getty Images/Giorgio Cosulich
Selama ribuan tahun, tak ada yang tahu jika ada sebuah kota yang tertimbun batu vulkanik. Sampai pada tahun 1700-an mulai dilakukan penggalian pertama kali di bawah pemerintahan Raja Charles III dari Spanyol. Foto: LightRocket via Getty Images/KONTROLAB
Banyak bangunan di Kota Pompeii yang masih tampak fasadnya walau tertimbun abu vulkanik. Mesk begitu, kondisi bangunannya sudah hancur tertuama pada bagian atap. Foto: Parco Archeologico di Pompei/REUTERS
Selain rumah penduduk, terdapat juga berbagai bangunan lain yang tertimbun di bawah abu vulkanik, salah satunya toko roti. Foto: Parco archeologico di Pompei/Handout via REUTERS
Kini, Pompeii telah dimasukkan menjadi situs warisan budaya dunia oleh UNESCO. Kota ini menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya alam dalam meluluhlantakan sebuah kota dalam waktu sekejap. Foto: LightRocket via Getty Images/KONTROLAB
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
