Inggris Persiapan Potensi Perang, Setiap Rumah Harus Punya Senter

Inggris Persiapan Potensi Perang, Setiap Rumah Harus Punya Senter

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Selasa, 27 Okt 2026 16:29 WIB
LONDON, UNITED KINGDOM - JULY 1: People are seen wearing caps and holding umbrellas at street near Big Ben in London, United Kingdom on July 1, 2025. The Met Office, weather forecasts for the UK, stated that temperatures could reach 35 degrees Celsius in different parts of the country. (Photo by Rasid Necati Aslim/Anadolu via Getty Images)
Ilustrasi Inggris. Foto: Getty Images/Rasid Necati Aslim
Jakarta -

Setiap rumah di Inggris diminta untuk mempersiapkan sejumlah perlengkapan darurat. Imbauan ini menyusul kabar adanya potensi serangan ke Inggris menjelang 2030.

Dilansir Independent, Selasa (27/10/2026), pemerintah setempat melakukan kampanye 'Be Ready' sebagai upaya awal untuk meningkatkan kewaspadaan. Menteri Pertahanan Wes Streeting menyebutkan beberapa barang yang harus ada di rumah adalah uang tunai, air minum kemasan, dan makanan kaleng untuk tiga hari di rumah.

Selain itu, harus ada pembersih tangan dan tisu basah untuk keperluan kebersihan saat air mati. Penerangan cadangan atau senter dan baterai jika ada pemadaman listrik mendadak. Kemudian, selimut, kantong tidur, pakaian hangat, kotak P3K, dan perlengkapan bayi. Tidak lupa dengan power bank portable dan radio bertenaga baterai atau putar untuk mendapatkan informasi terkini selama pemadaman listrik

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah mengatakan paling tidak perlengkapan tersebut bisa bertahan selama 3 hari atau lebih dari itu. Pada masa darurat, banyak ketidakpastian, termasuk soal pasokan air, listrik, dan keamanan.

ADVERTISEMENT

Semua perlengkapan tidak harus dibeli di waktu bersamaan. Penyimpanannya pun sebaiknya di satu tempat yang sama agar lebih mudah diambil. Bagi warga Inggris yang memiliki riwayat medis, pemerintah menyarankan untuk memastikan ketersediaan obat resep cukup untuk jangka waktu panjang.

Apa yang Terjadi di Inggris?

Streeting mengatakan banyak pihak-pihak yang memusuhi Inggris. Potensi adanya serangan kemungkinan akan terjadi pada tahun 2030. Meskipun masih ada sekitar 3 tahun atau 1.000 hari lagi, Inggris ingin warganya bersiap dari sekarang.

"Keinginan pihak lawan untuk mencelakai kita bukanlah hal baru. Yang telah berubah adalah kapasitas mereka. Menjelang tahun 2030, kekuatan militer dan ekonomi perang mereka dapat menempatkan mereka dalam posisi untuk melakukan serangan. Ini memberi kita waktu sedikit lebih dari 1.000 hari untuk menyelesaikan misi kita: bersiap bersama sekutu untuk bertempur dan meraih kemenangan," tulis Streeting dalam surat kabat The Telegraph, dilansir Selasa (27/10/2026).



(aqi/zlf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads