Apartemen Murah Meriah, tapi yang Tinggal Haram Punya Kendaraan!

Apartemen Murah Meriah, tapi yang Tinggal Haram Punya Kendaraan!

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Senin, 26 Okt 2026 15:03 WIB
Ilustrasi apartemen studio
Ilustrasi apartemen studio. Foto: Max Vakhtbovycn via Pexels
Jakarta -

Sebuah hotel bekas di Gasan-dong, Seoul, Korea Selatan diubah menjadi hunian vertikal terjangkau untuk kawula muda. Harga sewanya mulai dari 210.000 won atau Rp 2,8 juta-an (kurs Rp 13,7).

Dilansir dari Seoul Economic Daily, apartemen "Esquisse Gasan" ini dulunya merupakan hotel bernama "Haedamchae Gasan". Karena permintaan terus menurun akibat pandemi COVID-19, akhirnya hotel itu tutup pada 2022.

Perusahaan sosial Nanum Housing merenovasi bangunan tersebut untuk hunian 181 unit. Kemudian Korea Land and Housing Corp. (LH) atau BUMN Korea Selatan yang bergerak di bidang perumahan, mengakuisinya dengan nilai 33 miliar won (Rp 452 miliar). Ada beberapa bagian dari bangunan itu yang ditingkatkan yaitu peredam suara, ditambahkan kompor induksi, keran air, dan berbagai fasilitas dapur lainnya. Hotel ini akhirnya berubah menjadi tempat tinggal dekat stasiun bagi kaum muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang paling menarik dari hunian ini adalah biaya sewanya. Untuk bisa tinggal di sana, perlu uang jaminan sekitar 8 juta won hingga 12,9 juta won dan biaya sewanya sekitar 210.000 hingga 340.000 won (Rp 2,8-4,6 juta). Harga tersebut hampir setengah lebih murah daripada tarif di daerah sekitar Gasan-dong.

Meski harganya murah, tapi fasilitasnya sangat lengkap. Ukuran unitnya sekitar 16-20 meter persegi, tapi di dalam apartemen studio itu dilengkapi dengan kulkas, mesin cuci, AC, dan tempat tidur.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, penghuni juga bisa menikmati berbagai fasilitas bersama yang jarang ditemukan di apartemen studio pada umumnya. Tersedia ruang kebugaran di lantai ruang bawah tanah kedua, ruang belajar bersama di lantai dua, ruang santai di lantai 20, dan area barbeku di atap gedung. Semuanya dapat digunakan oleh penyewa secara gratis.

Sayangnya, tidak semua orang bisa tinggal di sana karena persyaratan dari pemerintah yang ketat. Mereka yang bisa menempati unit apartemen itu harus berusia maksimal 39 tahun dengan pendapatan di bawah 4.317.797 won atau Rp 59,1 juta.

Masa hunian maksimal hanya 10 tahun, tapi penyewa yang pendapatannya meningkat lebih dari ambang batas itu harus pindah setelah dua tahun. Mereka yang punya kendaraan pribadi juga otomatis tidak bisa tinggal di sana.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan (MOLIT) bersama LH menargetkan untuk menyediakan lebih dari 2.000 unit hunian terjangkau pada tahun ini. Fokusnya ada di zona tertentu seperti di Seoul dan Provinsi Gyeonggi.

(abr/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads