Soal Masjid Istiklal di Sarajevo yang Direstorasi Pengukir Jepara

Soal Masjid Istiklal di Sarajevo yang Direstorasi Pengukir Jepara

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Kamis, 22 Okt 2026 15:00 WIB
(GERMANY OUT) Bosnia and Herzegovina Sarajevo Sarajevo - Indonesian mosque Istiqlal in the Otoka district (Photo by Nihad Nino Pusija/ullstein bild via Getty Images)
Masjid Istiklal di Sarajevo. Foto: ullstein bild via Getty Images/ullstein bild
Jakarta -

Sebuah masjid di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina memiliki kaitan yang cukup erat dengan Indonesia. Bukan hanya sejarahnya saja, tetapi ornamen di dalamnya pun mengandung sentuhan dari perajin Indonesia.

Namanya adalah Masjid Istiklal di Sarajevo atau disebut sebagai Istiklal džamija dalam bahasa setempat, yang memiliki arti kemerdekaan. Berdasarkan catatan detikcom, pembangunan masjid ini diawali dari kunjungan Presiden ke-2 RI Soeharto ke Sarajevo pada 1995.

Pembangunan itu dilakukan sebagai simbol solidaritas dan komitmen kemanusiaan Indonesia terhadap rakyat Bosnia dan Herzegovina pascakonflik Balkan pada 1990-an. Masjid ini dirancang oleh arsitek asal Indonesia yaitu Achmad Noe'man.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut memiliki andil dalam pembangunan masjid. Mereka menggalang dana dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan masjid di Sarajevo itu. Namun, pembangunannya sempat terhenti seiring dengan lengsernya Presiden Soeharto. Pembangunan masjid lalu dilanjutkan dan diresmikan pada 2001.

Dari luar, arsitektur masjid ini seperti masjid-masjid pada umumnya, memiliki kubah dan minaret. Namun, interiornya memiliki sentuhan khas Jepara. Dilansir dari Instagram Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sarajevo, @indonesiainsarajevo, ukiran kayu khas Jepara pada interior masjid ini merupakan hadiah dari Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie dan istrinya, Ainun Habibie.

ADVERTISEMENT

Ornamen Kayu di Masjid Direstorasi Pengukir Jepara

Setelah bertahun-tahun, ornamen kayu yang ada di Masjid Istiklal itu mengalami kerusakan. Untuk menjaga kelestariannya, ornamen tersebut direstorasi oleh pengukir dari Jepara yaitu Sutrisno, Jawawi Firnandes, dan Widodo pada 14-19 Oktober 2026.

ScreenshotPengukir asal Jepara restorasi ornamen kayu di Masjid Istiklal SarajevoPengukir asal Jepara restorasi ornamen kayu di Masjid Istiklal Sarajevo Foto: tangkapan layar Instagram @indonesiainsarajevo

Bagian yang direstorasi meliputi enam pilar, hiasan dinding, dan bagian tangganya. Pada bagian pilarnya harus diganti karena kerusakannya tidak bisa diperbaiki hanya dengan cara ditambal.

"Kalau pilar itu diganti total. Karena kalau ditambal, nanti karakter ukirannya berbeda," kata salah satu pengukir yang berangkat ke Bosnia dan Herzegovina, Sutrisno, Senin (28/9/2026), dikutip dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Jepara.

Material yang digunakan untuk ornamen-ornamen tersebut menggunakan kayu jati yang memang terkenal akan kualitasnya yang tahan lama.

Menurutnya, pekerjaan restorasi ini menjadi kesempatan bagi pengukir Jepara untuk kembali mengerjakan ukiran di luar negeri. Sutrisno mengatakan tim ingin menjaga bentuk ukiran yang sudah ada, sekaligus menyesuaikan pengerjaan dengan kondisi bagian yang mengalami kerusakan.



(abr/zlf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads