Singapura tercatat sebagai salah satu negara yang terpapar kabut asap kebakaran hutan dari Indonesia. Kabut asap itu sangat mengganggu sampai banyak warga Singapura membeli air purifier.
Paparan kabut asap menembus ke dalam rumah sehingga kualitas udara di dalam menjadi buruk. Salah satu upaya warga Singapura menangani itu adalah menggunakan air purifier di rumah. Air purifier sendiri merupakan alat untuk membersihkan udara dari berbagai polutan.
Dilansir dari Zaobao, kabut asap yang semakin parah membuat penjualan air purifier melonjak. Sejumlah toko perangkat rumah tangga melaporkan pertumbuhan penjualan yang signifikan, bahkan sampai perlu restock barang setiap minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara toko elektronik Gain City, Cao Chuanlei mengatakan penjualan air purifier pada September 2026 meningkat 76 persen dibandingkan Agustus 2026. Produk yang terjual banyak merupakan model yang populer.
Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, Gain City memastikan pasokan sejumlah merk air purifier selalu tersedia. Beberapa merk populer pun perlu dipasok setiap minggu buat mengimbangi permintaan pasar.
Para pengunjung toko juga nggak asal beli air purifier. Mereka sangat memperhatikan efisiensi pembersihan udara pada alat itu.
Konsumen kerap mencari produk yang bisa menyaring polutan PM2,5, serbuk sari, dan partikel udara lainnya. Lalu, mereka juga mempertimbangkan kemampuan menghilangkan bau dan alergen, kebisingan pengoperasian, kesesuaian ukuran ruang, serta efisiensi energi.
Selain itu, toko furnitur dan perangkat Courts pun mengalami kenaikan penjualan air purifier. Seorang juru bicara menyebutkan kenaikan penjualan empat kali lipat selama tiga sampai empat minggu ini.
Banyak konsumen menanyakan soal Clean Air Delivery Rate (CADR) atau Tingkat Pengiriman Udara Bersih, masa pakai dan frekuensi penggantian filter, efisiensi energi, dan model multifungsi seperti kipas pemurni udara 2-in-1.
Meski demikian, jubir itu memastikan pasokan air purifier Courts cukup dan tersedia di 12 toko beserta platform online. Courts bekerja sama dengan sejumlah mitra dan distributor untuk menjaga ketersediaan barang.
Di sisi lain ada juga beberapa toko elektronik dengan stok air purifier yang terbatas. Pendiri dan CEO Audio House, Li Wende, mengatakan penjualan air purifier meningkat 100 persen dibandingkan dengan periode tanpa kabut asap.
(dhw/zlf)
