Pasar properti untuk gen-z dan milenial masih terbuka lebar. Meski di tengah daya beli yang melemah, kalangan pengembang perumahan masih pede membidik pasar anak muda.
Gambaran pasar properti masih dibidik anak muda tercermin dari data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang mencatat kalangan yang berusia 17-30 masih mendominasi pencarian rumah.
Tren menunjukkan kalangan anak muda mengharapkan rumah tipe modern dengan harga yang masih terbilang terjangkau. Pengembang pun putar otak untuk memenuhi permintaan pasar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini membuat pilihan hunian dengan ukuran dan jumlah kamar yang beragam menjadi salah satu cara pengembang menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen. Calon pembeli dapat mempertimbangkan rumah berdasarkan anggaran dan kebutuhan ruang, alih-alih langsung mengambil hunian berukuran besar.
Giantara Group, misalnya, meluncurkan Cluster Circe di Giantara Serpong City dengan harga mulai Rp 797 juta. Hunian dua lantai tersebut mengusung konsep rumah tumbuh dan menyasar konsumen, termasuk keluarga muda serta pembeli rumah pertama.
CEO Giantara Group Cindy Giantara mengatakan, calon pembeli saat ini semakin teliti sebelum memutuskan membeli rumah. Harga, cicilan, serta kondisi pembangunan kawasan menjadi sejumlah pertimbangan mereka.
"Calon pembeli sekarang sangat teliti. Mereka membandingkan banyak pilihan sebelum memutuskan. Developer yang jujur, terbuka, dan berkomitmen tinggi akan menjadi pilihan utama," tegas Cindy dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).
Cindy menambahkan, Cluster Circe menawarkan tiga pilihan tipe, yakni Egina, Fira, dan Thera, dengan luas lahan masing-masing 5 x 11 meter, 6 x 11 meter, dan 7 x 11 meter. Konsumen juga dapat memilih konfigurasi Standard atau Ultimate dengan jumlah kamar berbeda. Harga tipe Fira mulai Rp 1 miliar, sedangkan tipe Thera mulai Rp 1,3 miliar.
Chief Marketing Officer Giantara Group Alberto Sutejo mengatakan, pengembangan produk tersebut mempertimbangkan tantangan keluarga muda dalam mencari rumah di kawasan Serpong dan BSD.
"Saat ini rumah dua lantai di kawasan pengembangan skala kota sekitar Serpong dan BSD umumnya berada di kisaran harga yang cukup tinggi, dimana bagi sebagian besar keluarga muda, angka itu masih terasa sulit dijangkau. Cluster Circe hadir menjadi jawaban dengan bangunan 2 lantai, cicilan KPR mulai dari Rp 4 jutaan per bulan, dimanjakan dengan kemudahan stasiun KRL dalam kawasan, serta akses menuju jalan tol yang begitu mudah dicapai," imbuh Berto.
Selain harga rumah, faktor lain yang perlu diperhitungkan calon pembeli adalah kesiapan kawasan tempat tinggal. Akses transportasi, fasilitas sehari-hari, hingga realisasi pembangunan menjadi bagian dari pertimbangan karena akan memengaruhi aktivitas dan pengeluaran penghuni dalam jangka panjang.
