Akad Massal Rumah Subsidi Mau Digelar 2 Kali di Akhir Tahun!

Akad Massal Rumah Subsidi Mau Digelar 2 Kali di Akhir Tahun!

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Sabtu, 10 Okt 2026 07:02 WIB
Warga beraktivitas di kawasan perumahan Desa Muktiwari, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/6/2026). Pemerintah menyetujui perpanjangan tenor KPR FLPP hingga 40 tahun untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Ilustrasi rumah subsidi. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Jakarta -

Capaian penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) baru 177.161 unit atau sekitar 50 persen dari target 350.000 unit. Untuk mengejar target tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengusulkan untuk mengadakan akad massal rumah subsidi sebanyak 2 kali pada akhir tahun.

Pada 17 Desember 2026, rencananya memang akan ada akad massal rumah subsidi, termasuk rusun subsidi, sebanyak 71.000 unit. Lokasinya dilakukan di Malang, Jawa Timur.

Ara pun mengusulkan untuk mengadakan akad massal di bulan Desember juga untuk menggenjot capaian target FLPP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau perlu bikin lagi di tanggal 30 Desember. Ya. Harus begitu, karena situasi yang luar biasa harus dikelola dengan tanggung jawab, pantang menyerah, dengan luar biasa. Kalau perlu bikin lagi yang 30 Desember," ujar Ara saat rapat koordinasi evaluasi penyaluran KPR FLPP, Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat (9/10/2026).

Untuk akad massal kedua ini, Ara menargetkan minimal ada 30.000 akad massal rumah subsidi. Sementara itu, dari BP Tapera menyanggupi sekitar 38.000 unit rumah subsidi yang akan diakadkan pada 30 Desember 2026.

ADVERTISEMENT

"Hari ini saya mendapat komitmen. Pak Heru (Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho) menyanggupi angka ini? 38.200 (unit)?" kata Ara.

"Sanggup Pak," ujar Heru.

Nantinya, lokasi akad massal pada 30 Desember 2026 akan dilakukan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ada pun rumah yang akan diakadkan berupa rumah tapak dan rumah susun.

"Kita usulkan (lokasi) di Vista Land, Pak, di Bekasi," ungkap Heru.

Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) sempat mengumumkan akan kembali menggelar akad massal rumah subsidi di Jawa Timur akhir tahun ini. Sebanyak 71.000 unit rumah akan diserahkan kuncinya kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal itu disampaikan pada acara akad massal 62.000 rumah subsidi Juli lalu. Rangkaian akad massal sudah pernah dilakukan di Kabupaten Bogor dan Kota Serang.

Ketiga acara itu dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia pun turut mengundang kembali Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara akad massal selanjutnya pada 17 Desember 2026.

"Kami juga mohon mengundang Bapak (Prabowo) tanggal 17 Desember tahun 2026 untuk (akad massal) 71.000 rumah yang disiapkan oleh Tapera dengan pengembang dan perbankan di Jawa Timur," ujar Ara di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Akad massal ini merupakan acara penyaluran rumah subsidi oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan (BP Tapera) dengan Kementerian PKP. BP Tapera sendiri merupakan lembaga pemerintah yang membantu masyarakat memiliki hunian layak. Salah satu caranya dengan menyalurkan rumah subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).



(abr/ilf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads