KAI Properti membocorkan harga rumah susun (rusun) subsidi di Manggarai atau Maraya Residences mulai dari Rp 294 juta. Dengan tipe unit terkecil adalah tipe studio ukuran 21 meter persegi.
"Maraya Residences direncanakan memiliki beberapa pilihan tipe hunian, yakni Studio 21 meter persegi dan Tipe 45, dengan indikasi harga mulai sekitar Rp 294 juta. Namun, karena belum memasuki tahap penjualan, detail harga maupun skema pembelian nantinya akan kami informasikan lebih lanjut melalui kanal resmi KAI Properti," kata Bramantya Candrika selaku Manager Corporate Communication KAl Properti dalam keterangannya kepada detikcom, Senin (5/10/2026).
Berapa cicilannya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keuntungan membeli rusun subsidi, bunga KPR yang dibebankan adalah tetap atau flat dari awal hingga akhir, yakni 6 persen. Tenor KPR yang bisa diambil memiliki beragam pilihan, mulai dari 10, 15, 20, hingga 40 tahun.
Baca juga: Bocoran Harga Rusun Subsidi Manggarai! |
Simulasi Cicilan KPR Rusun Subsidi Manggarai
Sebagai gambaran, jika detikers ingin membeli unit terkecil seharga Rp 294 juta, dengan bunga flat 6 persen dengan uang muka atau down payment (DP) 1 persen, segini jumlah cicilan per bulannya.
Pertama, ketahui dulu berapa jumlah uang muka yang harus dibayar. Uang muka ini umumnya di luar jumlah KPR bulanan. Jika harga unit Rp 294 juta berarti uang mukanya Rp 2.940.000 atau Rp 2,9 jutaan. Dari nilai tersebut, maka didapat besar plafon kredit adalah Rp 291.060.000.
Dengan besar plafon kredit tadi jika dibayar dengan tenor 20 tahun, bunga flat 6 persen, dan telah dikurangi uang muka 1 persen, jumlah cicilannya sekitar Rp 2.114.661 atau Rp 2,1 jutaan per bulan.
Apabila ingin mengambil tenor KPR selama 30 tahun dengan flat 6 persen, dan telah dikurangi uang muka 1 persen, cicilannya lebih murah sekitar Rp 1,75 jutaan per bulan. Begitu juga dengan tenor 40 tahun, dengan flat 6 persen, dan telah dikurangi uang muka 1 persen, jumlah cicilannya sekitar Rp 1,6 juta per bulan.
Lalu, jika ingin mengambil tenor KPR selama 30 tahun, cicilannya lebih murah sekitar Rp 1.75 jutaan per bulan. Apabila ingin tenor 40 tahun, jumlah cicilannya sekitar Rp 1,6 juta per bulan.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu juga sudah mengonfirmasi untuk cicilan dengan tenor 40 tahun, besar cicilannya di atas Rp 1 juta per bulan.
"Skema KPR yang kami coba adalah tenor 40 tahun dengan bunga 6 persen flat sampai lunas. Ini bunga termurah. Untuk cicilan, karena ticket size (harga unit) sekitar Rp 500-600 juta, cicilannya sedikit di atas Rp 1 juta (berbeda dengan KPR subsidi yang bisa di bawah Rp 1 juta)," kata Nixon setelah acara Groundbreaking Hunian Manggarai dalam Mendukung Program 3 Juta Rumah, pada Jumat (21/8/2026).
Proyek rusun subsidi di Manggarai ini telah melakukan groundbreaking pada Jumat (21/8/2026) untuk 2 lahan. Pembangunan fase awal akan difokuskan pada lahan Blok G, kemudian baru dilanjutkan ke Blok F. Lokasi lahan Blok G berada di depan TKIT Harapan Ummat. Lalu, Blok F di belakangnya. Kedua lahan ini tidak jauh dari Stasiun Manggarai, masih bisa berjalan kaki.
"Jadi groundbreaking itu sudah dilakukan untuk Blok G dan F. Cuma pembangunan tahap awal di Blok G dulu," jelas Bramantya.
Lahan yang dipakai adalah milik PT KAI dan pembangunannya dilakukan oleh KAI Properti. Alasan KAI bersedia lahannya dipakai untuk hunian adalah untuk mengoptimalkan aset dan kawasan di sekitar simpul transportasi publik, khususnya Manggarai yang kini telah terhubung dengan KRL, LRT, hingga Trans Jakarta.
Lahan di Blok G luasnya sekitar 6.925 meter persegi dan Blok F sekitar 15.014 meter persegi. Apabila ditotal luas lahan untuk pembangunan rusun di Manggarai ini mencapai 21.939 meter persegi atau 2,1 hektare.
Rusun tersebut akan dibangun dengan konsep rusun milik (rusunami) terdiri dari 3 tower di Blok G. Tower A dengan 418 unit, Tower B dengan 506 unit, dan Tower C dengan 308 unit. Total di Blok G ini akan ada 1.232 unit.
Penampakan dalam unit tipe 45 rusun subsidi di Manggarai Foto: Sekar Aqillah Indraswari |
Sementara itu, Blok F nantinya akan ada 5 tower, terdiri dari Tower 1 dengan 572 unit, Tower 2 dengan 572 unit, Tower 3 dengan 528 unit, Tower 4 dengan 308 unit, dan Tower 5 dengan 528 unit. Total di Blok F ini jauh lebih banyak, yakni sekitar 2.508 unit.
Pada rumah contoh ukuran 45 meter persegi yang dipamerkan di lokasi groundbreaking, di dalamnya tersedia 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu, dapur, dan meja makan.

