Puluhan Bangunan Rusak Akibat Gempa di Sumba NTT, Plafon Jebol-Tembok Retak

Puluhan Bangunan Rusak Akibat Gempa di Sumba NTT, Plafon Jebol-Tembok Retak

Isal Mawardi - detikProperti
Minggu, 04 Okt 2026 18:04 WIB
Dampak kerusakan gempa Sumba Barat Daya NTT (dok BNPB)
Foto: Dampak kerusakan gempa Sumba Barat Daya NTT (dok BNPB)
Jakarta -

Guncangan gempa yang cukup kuat terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kejadian itu mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Dilansir dari detikNews, puluhan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Kerusakan rumah itu tersebar di beberapa lokasi, di antaranya Desa Waikadada, Weerena, Bondo Kodi, dan Homba Karipit.

"Berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, di Kabupaten Sumba Barat Daya tercatat 20 unit rumah terdampak, terdiri dari 19 unit rusak ringan dan 1 unit rusak sedang. Kerusakan rumah tersebut tersebar antara lain di Desa Waikadada, Weerena, Bondo Kodi, dan Homba Karipit," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, sejumlah fasilitas juga terdampak gempa. Tiga fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan, yakni Gereja Pantekosta Victory Billa Cenge, Gereja Pantekosta Jata Ngedo Bila Cenge, dan Gereja Katedral Waitabula. Lalu, satu fasilitas pendidikan, yaitu SDK Manu Toghi serta satu fasilitas umum berupa Balai KB Desa Wallandimu pun rusak.

ADVERTISEMENT

Bergeser ke Kabupaten Sumba Barat, beberapa bangunan pun dilaporkan rusak. Bangunan itu merupakan asrama dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Sementara di Kabupaten Sumba Barat, tercatat tiga unit rumah/asrama Koramil mengalami kerusakan ringan. Dua bangunan KDKMP juga mengalami kerusakan berupa plafon jebol dan retak pada tembok," kata Berton.

Di samping itu, gempa bumi menyebabkan satu orang mengalami luka ringan usai tertimpa reruntuhan bangunan saat guncangan terjadi. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan menjalani rawat jalan.

"Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka berat," jelas Berton.

Masyarakat diimbau agar menghindari bangunan rusak dan tidak memasuki bangunan yang belum dinyatakan aman kondisinya.

Kemudian, tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Ikuti informasi resmi dari BNPB, BMKG, BPBD, serta instansi terkait lainnya.

Baca berita selengkapnya di detikNews.

(dhw/dhw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads