Ada banyak barang kotor di rumah, baik terlihat maupun tidak. Jika detikers menebak barang paling kotor itu duduk kloset, eits, tebakannya meleset.
Dudukan kloset memang kotor, tapi bukan paling jorok. Dilansir dari New York Post, sebuah studi menemukan bahwa beberapa titik rawan tempat berkumpulnya bakteri, jamur, dan mikroba lainnya tersembunyi di tempat lain di rumah.
Para peneliti dari Studi Kuman Rumah Tangga Internasional NSF meminta sukarelawan di rumah-rumah 22 keluarga untuk mengambil sampel dari 30 barang rumah tangga umum untuk menguji keberadaan bakteri, ragi, dan jamur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya cukup mengejutkan karena ternyata kamar mandi bukan tempat paling kotor lho di rumah. Namun, ini juga bisa dipengaruhi dari kebiasaan pemilik rumahnya ya.
Ruangan paling kotor dari hasil uji coba itu justru dapur, tepatnya di area memasak. Ditemukan banyak bakteri dan tanda-tanda kontaminasi tinja daripada yang ada di kamar mandi.
Para peneliti menemukan bakteri koliform, masih satu keluarga dengan bakteri yang mencakup salmonella dan E. coli, pada lebih dari 75 persen spons dan kain lap piring. Tidak heran banyak himbauan untuk sering mengganti spons cuci piring sesering mungkin.
Lalu, bakteri juga ditemukan di wastafel dapur sebanyak 45 persen, meja dapur 32 persen, dan talenan 18 persen. Produk yang tidak dicuci, daging dan unggas mentah, tidak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, dan bahkan hewan peliharaan termasuk di antara sumber koliform yang paling umum di rumah.
Sebagai perbandingan, tingkat tertinggi dari hasil uji coba tersebut jumlah bakteri yang ditemukan di kamar mandi adalah 27 persen dari tempat sikat gigi dan 9 persen pada keran kamar mandi. Sementara itu, dudukan toilet hanya mengandung koliform pada 5 persen sampel atau dalam kata lain tidak pada semua toilet.
Dapur menduduki peringkat teratas untuk temuan ragi dan jamur, yakni pada 86 persen spons dan kain lap piring serta 50 persen wadah kopi. Kemudian ada kamar mandi, 64 persen di tempat sikat gigi. Di luar kamar mandi, ditemukan pada 68 persen keyboard komputer,
Bakteri Staph muncul di lebih dari 5 persen rumah tangga, dengan tingkat tertinggi ditemukan pada mainan hewan peliharaan 23 persen dan spons serta kain lap piring 18 persen.
Di sisi lain, dudukan toilet mengandung ragi dan jamur dalam 27 persen sampel dan bakteri stafilokokus hanya dalam 5 persen. Ini termasuk masih lebih bersih daripada banyak barang sehari-hari yang disentuh atau digunakan orang.
Kenapa Barang Banyak Bakteri dan Jamur?
Para peneliti mengatakan lingkungan yang hangat dan lembap, seperti spons dan wadah kopi menciptakan tempat berkembang biak yang ideal untuk kuman dibandingkan dengan permukaan yang halus dan dingin seperti kunci dan uang.
"Tempat sikat gigi sering kali memiliki banyak faktor yang dibutuhkan kuman. Tempat sikat gigi biasanya gelap, lembap, dan tidak dibersihkan sesering yang seharusnya," kata Lisa Yakas, seorang ahli mikrobiologi di NSF International kepada Time, dikutip Sabtu (3/10/2026).
Sementara itu, barang-barang yang biasanya digunakan orang saat makan, seperti keyboard komputer, juga dapat menumpuk kuman seiring waktu jika tidak dibersihkan secara teratur.
Berikut 10 barang paling kotor sebenarnya:
1. Spons/kain lap piring
2. Bak cuci dapur
3. Tempat sikat gigi
4. Mangkuk hewan peliharaan
5. Wadah kopi
6. Gagang keran kamar mandi
7. Mainan hewan peliharaan
8. Meja dapur
9. Kenop kompor
10. Talenan
(aqi/das)
