Tak jarang ada orang yang bekerja di Jakarta, tetapi tinggal di kota lain. Mereka membeli rumah di kota penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).
Bagi pembeli rumah pertama, memilih daerah untuk membeli rumah bisa menjadi hal yang membingungkan. Selain mencari harga rumah yang sesuai dengan budget, tentu penting juga untuk mempertimbangkan lokasi yang strategis dan memiliki akses yang mudah, apalagi ke tempat kerja.
Jadi sebaiknya beli rumah di kota mana ya? Berikut ini ulasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pengamat properti sekaligus CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, kota penyangga dari setiap sisi Jakarta cocok buat pekerja. Calon pembeli rumah bisa menyesuaikan lokasi sesuai kebutuhan.
Ia menyarankan membeli rumah di kawasan Bekasi kalau mencari daerah dengan banyak pilihan transportasi. Ada transportasi umum seperti kereta api dan LRT yang memudahkan pekerja pergi ke Jakarta.
"Untuk kaum komuter menengah bawah, Bekasi harusnya masih menjadi pilihan dari banyaknya moda transportasi dibandingkan wilayah lain," kata Ali kepada detikProperti, Jumat (18/9/2026).
Selain itu, kalau mau rumah yang masih terjangkau serta transportasi umum, bisa cek kawasan Barat Jakarta atau Tangerang sampai ke daerah Daru, Tenjo, dan Tigaraksa. Wilayah ini juga memiliki perkembangan kawasan yang cukup agresif.
"Barat Jakarta untuk lokasi rumah di bawah Rp 300 juta bisa menggunakan kereta api, tapi yang menengah tas relatif banyak menggunakan jalan tol," katanya.
Dari segi harga, kota dengan harga rumah paling kompetitif menurut Ali ada di kawasan Bekasi, baik yang subsidi maupun komersial. Rumah standar tipe 36 dengan lahan 60 meter persegi bisa seharga Rp 500 juta-an.
"Bekasi dan sekitarnya relatif masih bermain di bawah Rp 500 juta-an lebih dekat dengan Jakarta. Untuk Barat Jakarta perumahan di segmen di bawah Rp 500 juta dan agak lebih jauh dengan menggunakan kereta api," ucapnya.
Terpisah, Ketua Umum DPP Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Clement Francis mengatakan setiap daerah memiliki karakter masing-masing. Calon pembeli dapat memilih lokasi rumah sesuai preferensi.
"Sebenarnya bukan soal kota mana yang paling bagus, tetapi lebih kepada kota mana yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing pembeli," kata Clement.
Tangerang Selatan punya kawasan seperti BSD, Bintaro, dan sekitarnya yang sudah sangat berkembang. Fasilitasnya relatif lengkap, mulai dari sekolah, rumah sakit, pusat komersial, hingga akses transportasi.
Tak jauh dari Tangerang Selatan, Tangerang, terutama kawasan seperti Gading Serpong dan Alam Sutera, juga menarik karena telah berkembang menjadi kawasan hunian sekaligus komersial.
Sementara itu, Bekasi menjadi pilihan menarik, khususnya bagi masyarakat yang bekerja di Jakarta Timur dan sekitarnya. Pilihan huniannya cukup banyak dengan rentang harga yang beragam, sehingga calon pembeli dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.
Pilihan lainnya adalah Depok, terutama kawasan yang dekat dengan akses KRL atau jalan tol. Akses menuju Jakarta yang relatif baik membuat Depok masih menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan mobilitas ke Jakarta.
Adapun Bogor biasanya lebih menarik bagi mereka yang mencari rumah dengan harga yang relatif terjangkau dan lingkungan yang lebih luas.
Dalam memilih lokasi rumah pertama, menurut Clement, Bogor dan Bekasi menjadi pilihan yang menarik. Keduanya masih memiliki pilihan rumah yang relatif banyak dengan berbagai rentang harga dibandingkan kawasan lain seperti Tangerang yang harga propertinya cenderung lebih tinggi.
Namun, lokasi rumah sebaiknya juga disesuaikan dengan tempat bekerja. Bagi pekerja di Jakarta, memilih kawasan yang lebih dekat dengan kantor dapat membantu menghemat waktu dan biaya perjalanan. Pilihannya tentu akan berbeda, tergantung di bagian Jakarta mana seseorang bekerja.
"Saya ingin menekankan bahwa harga murah belum tentu berarti paling ekonomis. Misalnya rumah lebih murah Rp 200 juta, tetapi lokasinya membuat kita harus membayar tol lebih mahal dan menghabiskan waktu lebih lama setiap hari. Itu juga harus dihitung," jelasnya.
Bagi mereka yang bekerja di Jakarta Selatan, misalnya, kawasan seperti Bintaro, Ciputat, Pondok Aren, hingga beberapa bagian Depok dapat menjadi pilihan. Sementara bagi pekerja yang berkantor di Jakarta Timur atau Jakarta Pusat, Bekasi memiliki keuntungan dari sisi konektivitas, terutama melalui KRL.
Selain mempertimbangkan jarak dan waktu tempuh, calon pembeli juga dapat melihat tingkat perkembangan kawasan. Bagi yang menginginkan lingkungan yang sudah matang dengan fasilitas relatif lengkap, kawasan seperti BSD, Bintaro, Alam Sutera, dan Gading Serpong bisa menjadi pilihan.
Kawasan-kawasan tersebut telah memiliki ekosistem kehidupan yang cukup lengkap, mulai dari sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, restoran, fasilitas olahraga, area komersial, hingga ruang publik. Kondisi ini tentu memberikan kemudahan bagi penghuni dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Meski menawarkan fasilitas yang lebih lengkap, kawasan yang sudah matang juga memiliki konsekuensi dari sisi harga. Properti di kawasan yang berkembang dan memiliki fasilitas lengkap biasanya dibanderol lebih tinggi dibandingkan kawasan yang masih dalam tahap pengembangan.
