IDD PIK2 Jadi Tuan Rumah Koleksi Permanen SaloneSatellite 1998-2026

IDD PIK2 Jadi Tuan Rumah Koleksi Permanen SaloneSatellite 1998-2026

Nada Herwando Kartika - detikProperti
Kamis, 17 Sep 2026 15:43 WIB
IDD PIK2 Jadi Tuan Rumah Koleksi Permanen SaloneSatellite 1998-2026
Foto: Nada Herwando Kartika
Jakarta -

Indonesia Design District (IDD) PIK2 secara resmi menjadi tuan rumah Pameran Koleksi Permanen SaloneSatellite 1998-2026. Acara ini akan berlangsung pada 18 September hingga 18 Oktober 2026 di Townhall IDD PIK2.

Pameran perdana di Indonesia ini dipamerkan sebagai sorotan utama dalam gelaran Indonesia Design Week (IDW) 2026 untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi ekosistem desain antara Italia dan Indonesia.

Pameran ikonik ini menampilkan 55 karya pilihan dari total 415 objek kurasi Salone del Mobile Milano, pameran furnitur terbesar di dunia. SaloneSatellite sendiri berfokus menampung ide-ide visioner kreator muda berusia di bawah 35 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jakarta menjadi destinasi internasional ketiga yang menghelat pameran ini setelah Hong Kong dan Osaka, sekaligus menjadi perhentian pertama dalam rangkaian tur internasional terbaru Salone del Mobile Milano.

ADVERTISEMENT

CEO IDD PIK2 Ipeng Widjojo menyampaikan Salone del Mobile telah menjadi kiblat industri desain global selama 64 tahun. Kehadiran kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong kemajuan ekosistem desain nasional.

"Seperti tadi kita lihat di presentation, bahwa Salone del Mobile itu sudah sangat established. Mereka sudah 64 tahun mengadakan pameran, ajang desain terbesar di dunia dan menjadi kiblat untuk industri desain selama ini. Dan dengan menghadirkan dan bekerja sama dengan mereka untuk menghadirkan di Indonesia Design Week, secara langsung itu akan membantu untuk ekosistem desain di Indonesia sendiri," ujar Ipeng, Kamis (17/9/2026).

Ia juga menambahkan, fasilitas IDD PIK2 seluas 32.000 meter persegi menjadi wadah yang tepat untuk memperluas jejaring desain. Ipeng berharap desainer Indonesia kelak dapat menembus kancah internasional.

"Suatu hari, desainer-desainer Indonesia juga bisa hadir di platform internasional. Mungkin nama-nama mereka atau karya mereka akan ada di katalog-katalog furniture store yang terbesar di dunia ini," lanjutnya.

Sementara itu, Founder and Curator SaloneSatellite Marva Griffin Wilshire mengagumi potensi besar serta pertumbuhan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap desain Italia.

"Pertama-tama, Indonesia adalah negara yang luar biasa dan saya sangat senang melihat minat mereka terhadap desain Italia. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya pernah ke sini pada bulan September lalu, dan kini saya kembali, dan saya sangat terkejut melihat perkembangan desain Italia yang sedang terjadi di sini, serta minat dari kelompok luar biasa ini yang telah mengundang kami untuk menjadi bagian dari Indonesia Design Week," ungkap Marva.

Marva memberikan pesannya kepada para desainer muda Indonesia agar terus mengasah potensi diri dan berkarya bagi masyarakat.

"Percayalah pada diri sendiri, masuklah ke sekolah yang bagus jika memungkinkan, bepergianlah jika bisa, banyaklah membaca, dan perhatikanlah apa yang terjadi di sekitarmu. Dan ciptakanlah apa yang menurutmu dibutuhkan oleh komunitas kita untuk kehidupan yang lebih baik," tutur Marva.

Selain itu, President Salone del Mobile Milano Maria Porro menyatakan kegembiraannya dapat membawa pameran permanen ini ke Jakarta. Menurutnya, ajang ini membuka ruang pertukaran ide serta kolaborasi yang lebih luas.

"Kami sangat senang mendapat kesempatan untuk menghadirkan pameran permanen SaloneSatellite ke Jakarta dan menjadi bagian dari Design Week di sini. Kami yakin bahwa ada banyak potensi dalam komunikasi dan eksplorasi bersama di bidang desain. Kami berharap acara ini dapat membantu dan mendukung komunitas desain lokal serta menciptakan lebih banyak peluang bagi negara-negara kita untuk saling terhubung," jelas Maria.

Ia juga menyoroti kekayaan warisan kerajinan Indonesia, mulai dari teknik tenun hingga ukiran kayu, serta kemampuan desainer muda dalam memberikan sentuhan kontemporer.

"Indonesia memiliki warisan yang luar biasa dalam hal kerajinan tangan. Saya teringat akan teknik tenun kalian yang luar biasa, ukiran kayu, serta seni tatah kayu. Dan saya melihat pada para desainer muda Indonesia kemampuan untuk menghidupkan kembali teknik-teknik kuno ini serta memberikan sudut pandang baru, sudut pandang yang segar, serta interpretasi kontemporer terhadap warisan kalian. Dan menurut saya, hal ini sangat penting dan menarik bagi komunitas desain internasional," pungkas Maria.



(anl/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads