138,85 Ha Lahan Aset Negara Disiapkan buat Program 3 Juta Rumah

138,85 Ha Lahan Aset Negara Disiapkan buat Program 3 Juta Rumah

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengusulkan 3 skema pembiayaan subsidi untuk Program 3 Juta Rumah. Ketiganya memiliki masa tenor yang panjang yakni hingga 30 tahun.
Ilustrasi rumah. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) mengumumkan sederet aset negara telah disalurkan untuk realisasi tujuh program prioritas pemerintah, salah satunya adalah Program 3 Juta Rumah.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Evita Manthovani menyebutkan DJKN telah menyediakan Barang Milik Negara (BMN) yang lokasinya berada di 10 lokasi untuk Program 3 Juta Rumah. Per Juli 2026, total luas lahan yang disiapkan adalah 138,85 hektare.

"Pengelolaan BMN yang efektif mempercepat pelaksanaan program strategis dan menghasilkan efisiensi anggaran," jelas Evita dalam keterangan, dikutip detikcom pada Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aset yang telah disalurkan kepada tujuh program prioritas pemerintah mencapai 1.121 Barang Milik Negara (BMN) yang menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp 7,67 triliun.

Selain untuk Program 3 Juta Rumah, sebanyak 688 BMN telah digunakan untuk 166 unit Sekolah Rakyat. Lalu, untuk Program Makan Bergizi Gratis didukung 358 BMN berupa tanah dan/atau bangunan dengan 134 BMN telah memperoleh persetujuan sewa.

ADVERTISEMENT

Untuk rencana kerja 2027, DJKN mengusulkan pagu anggaran terdiri atas Program Pengelolaan Perbendaharaan, Kekayaan Negara, dan Risiko serta Program Dukungan Manajemen, termasuk anggaran Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

"Anggaran DJKN digunakan untuk memperkuat peran DJKN sebagai fiscal value creator melalui optimalisasi nilai dan manfaat kekayaan negara serta layanan lelang," ungkap Evita.

DJKN menargetkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 5.009,4 miliar atau sekitar Rp 5,01 triliun pada 2027. Rencana kerja juga mencakup peningkatan utilisasi 7.611 BMN, pengembangan empat aplikasi inti DJKN, serta penyusunan 15 rekomendasi untuk mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). Salah satu alokasinya adalah untuk perumahan.

Kontribusi DJKN di sini mencakup penerimaan dari pengelolaan aset dan layanan lelang, penilaian untuk mendukung kewajaran belanja pemerintah, serta penyediaan aset dasar penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Pada sisi belanja, DJKN melakukan optimalisasi aset yang belum digunakan untuk menghemat belanja modal dan biaya pemeliharaan.

(aqi/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads