Kota Mati di India yang Lenyap dalam Semalam Disapu Badai

Jejak Hidup di Kota Mati

Kota Mati di India yang Lenyap dalam Semalam Disapu Badai

ilham fikriansyah - detikProperti
Senin, 03 Agu 2026 11:58 WIB
Kota mati Dhanushkodi di India yang lenyap akibat badai siklon.
Kota mati Dhanushkodi di India yang lenyap akibat badai siklon. Foto: Wikimedia Commons/CCA 2.0/Chandra
Jakarta -

Badai topan menjadi salah satu bencana alam yang menakutkan bagi manusia. Ketika sebuah wilayah dilanda badai maka dampaknya bisa sangat parah; bangunan hancur dan banjir di mana-mana.

Usai dihantam bencana, pemerintah akan membangun ulang kembali kota yang rusak agar bisa dihuni oleh masyarakat. Namun, berbeda dengan kota yang satu ini. Pemerintah sampai menyerah karena dampak yang ditimbulkan sangat parah.

Kota yang dimaksud adalah Dhanushkodi yang terletak di ujung selatan India. Persisnya berada sekitar 20 kilometer sebelah timur Kota Rameswaram dan berbatasan langsung dengan Sri Lanka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di awal abad ke-20, kala India masih di bawah kekuasaan Inggris, Dhanushkodi adalah kota perdagangan yang terus berkembang. Sekitar 600 rumah penduduk dibangun di sana serta dilengkapi fasilitas seperti kantor polisi, stasiun kereta api, sekolah, dan pusat kesehatan masyarakat.

Kota ini diapit oleh dua laut, yakni Teluk Benggala dan Samudera Hindia. Nelayan setempat menyebut Teluk Benggala sebagai 'Penn Kadal' atau laut feminim karena ombaknya lebih tenang. Tak heran kalau kota ini ramai didatangi wisatawan lokal yang ingin berlibur ke pantai.

ADVERTISEMENT

Perlahan, Dhanushkodi menjadi kota yang ramai oleh penduduk dengan berbagai aktivitas di dalamnya. Usai merdeka, pemerintah India merencanakan kota tepi laut itu sebagai salah satu destinasi wisata bagi turis lokal maupun mancanegara.

Badai Topan yang Melenyapkan Dhanushkodi dalam Semalam

Kota mati Dhanushkodi di India yang lenyap akibat badai siklon.Kota mati Dhanushkodi di India yang lenyap akibat badai siklon. Foto: Wikimedia Commons/CCA 2.0/Chandra

Nahas, Dhanushkodi yang indah dan tenang mendadak lenyap dalam semalam. Bencana badai siklon yang sangat besar menghantam kota tersebut pada 22 Desember 1964.

Dilansir Times of India, badai dengan berkecepatan hingga 250 km/jam menghantam kota tepi laut tersebut. Tak cuma itu, gelombang pasang setinggi 6 meter menghantam rumah-rumah penduduk hingga fasilitas umum di Dhanushkodi.

Ombak itu turut menghantam sebuah kereta api yang akan memasuki Stasiun Dhanushkodi. Seluruh rangkaian kereta hanyut terseret ombak hingga ke laut dan menyebabkan 115 orang meninggal dunia.

Dhanushkodi dibuat hancur bak dihantam bom atom. Rumah penduduk hingga infrastruktur di seluruh kota mengalami rusak parah. Pemerintah menyebut lebih dari 1.800 orang tewas pasca badai siklon tersebut.

Setelah badai berlalu, pemerintah mulai berencana untuk mendirikan ulang Dhanushkodi. Namun, dampak yang ditimbulkan akibat badai siklon tersebut benar-benar parah, terutama air setinggi 5 meter yang merendam hampir seluruh kota.

Melihat dampak kerusakan yang terlalu parah, pemerintah menetapkan Dhanushkodi tidak layak dihuni. Selain karena kerusakan yang masif, pemerintah khawatir badai siklon akan terulang di lain waktu dan menimbulkan korban jiwa lebih banyak.

Seluruh korban yang selamat akhirnya dipindahkan ke Rameswaram yang jaraknya sekitar 20 kilometer dari Dhanushkodi. Sejak saat itu, Dhanushkodi menjadi kota mati hingga sekarang dan menyisakan fasad bangunan yang telah hancur akibat badai yang terjadi 62 tahun lalu.

Meski begitu, Dhanushkodi nggak sepenuhnya berubah jadi kota mati. Sebagian kecil penduduk ada yang memilih bertahan, terutama para nelayan yang mencari ikan di sekitar Teluk Benggala.

Media lokal India menyebut pemerintah India berencana akan membangun ulang Dhanushkodi sebagai tempat wisata dengan menawarkan view Sri Lanka. Namun, belum ada kepastian tentang rencana itu sampai sekarang.



(ilf/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads