Prabowo: Akhir 2027 Tidak Ada Lagi Gunung Sampah!

Prabowo: Akhir 2027 Tidak Ada Lagi Gunung Sampah!

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Kamis, 30 Jul 2026 17:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad massal di Batang, Jawa Tengah
Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad massal di Batang, Jawa Tengah. Foto: via YouTube Sekretaris Kabinet
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia akan melakukan perubahan drastis dalam beberapa tahun mendatang. Salah satunya di bidang persampahan.

Ia menargetkan pada akhir 2027 di Indonesia sudah tidak ada lagi gunungan sampah. Karena selain tidak baik untuk lingkungan juga bisa membuat wisatawan ogah berkunjung ke Tanah Air.

"Dan insyaallah dalam satu tahun ini dua tahun ini kita akan bikin perubahan drastis, kita akan kendalikan sampah, di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia saya minta sudah selesai. Tidak ada lagi gunung sampah, ini akan kita capai," katanya dalam acara akad massal 62.000 rumah subsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo menegaskan bahwa di Indonesia tidak boleh ada lagi kota yang jorok atau banyak sampah. Maka dari itu, ia meminta berbagai lapisan masyarakat dan perangkat daerah untuk membersihkan sampah yang ada di sungai hingga kota masing-masing.

"Ini saya serious. Sampah adalah kehormatan bangsa, tidak boleh bangsa Indonesia jorok, tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok. Ini tantangan kita semua," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Ia meminta agar seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah hingga BUMN bergotong royong membersihkan daerah tempat tinggal mereka. Nantinya, akan diberikan insentif apabila menjadi kota terbersih.

"Mensesneg koordinasi nanti dengan Menteri Keuangan, kita bikin lomba kota terbersih. Kota terbersih 1, 2, 3, 4, 5. Perlu nggak kota terjorok? Yang penting kota terbersih, nanti kita kasih insentif. Kota terbersih kalau bisa kita kasih Rp 20 miliar, 5 kota terbersih Rp 20 miliar. Lima kota yang di bawahnya Rp 10 miliar, dan sebagainya," tuturnya.

Sebagai informasi, dalam acara akad massal rumah subsidi ini turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara), Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan beberapa pejabat lainnya.

Akad massal kali ini adalah gelaran ketiga sejak 2025. Dihadiri oleh 62.100 debitur, terdiri dari 60.100 orang melakukan akad secara online dan 200 orang langsung di Perumahan Puri Delta City Side.

"Hari ini akad massal yang ketiga di perumahan Widodo. Dia dulu sales, sekarang pengembang yang sukses, keuntungannya Rp 3 miliar," kata Menteri PKP Maruarar Sirait.

(abr/abr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads