Sempat Jadi Sarang Kucing dan Bocor, Rumah Masa Kecil Trump Akhirnya Laku

Sempat Jadi Sarang Kucing dan Bocor, Rumah Masa Kecil Trump Akhirnya Laku

Danang Sugianto - detikProperti
Sabtu, 18 Jul 2026 15:08 WIB
Rumah Masa Kecil Donald Trump
Rumah Masa Kecil Donald Trump (Foto: DREW ANGERER/GETTY IMAGES)
Jakarta -

Rumah masa kecil Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya menemukan pembeli setelah sempat menjalani renovasi besar-besaran. Padahal, sebelum dipugar, kondisi rumah tersebut disebut sangat memprihatinkan, mulai dari atap bocor hingga dipenuhi kucing liar.

Mengutip Realtor, Sabtu (18/7/2029), rumah bergaya Tudor itu berada di kawasan elite Jamaica Estates, Queens, New York. Hunian tersebut dibangun oleh ayah Donald Trump, pengembang properti Fred Trump, pada 1940.

Keluarga Trump tinggal di rumah itu hingga 1950, saat Donald Trump masih berusia sekitar empat tahun. Setelah itu mereka pindah ke rumah yang lebih besar di kawasan yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik rumah saat ini, Tommy Lin, membeli rumah tersebut pada Maret 2025 seharga US$ 835.000 atau sekitar Rp 14,9 miliar (kurs Rp 17.900).

Saat dibeli, kondisi rumah jauh dari kata layak. Atapnya bocor, halaman dipenuhi semak belukar, bahkan sekelompok kucing liar menjadikan rumah tersebut sebagai tempat tinggal.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, Lin mengaku tertarik membeli rumah tersebut karena nilai sejarahnya sebagai rumah masa kecil Donald Trump.

"Satu-satunya alasan saya mengambil proyek ini adalah karena ini merupakan rumah masa kecil Trump," kata Tommy Lin.

Lin menghabiskan waktu sekitar delapan bulan dan dana sekitar US$ 500.000 atau sekitar Rp 8,1 miliar untuk merenovasi rumah seluas sekitar 288 meter persegi tersebut.

Rumah dengan lima kamar tidur itu diperbaiki secara menyeluruh. Berbagai kerusakan diperbaiki, sementara bagian interiornya diubah menjadi bergaya modern.

Setelah renovasi selesai, rumah itu pertama kali dipasarkan pada November tahun lalu dengan harga US$ 2,3 juta.
Namun rumah sempat ditarik dari pasar pada akhir Januari, kemudian kembali dipasarkan pada Maret dengan harga US$ 2,2 juta.

Selanjutnya, rumah tersebut kembali dijual pada pertengahan Mei melalui agen baru, Joe Zhu dari Re/Max Edge, dengan harga di bawah US$ 2 juta atau sekitar Rp 32 miliar.

Menurut Realtor, hingga Selasa lalu rumah tersebut telah berstatus pending sale atau sedang dalam proses transaksi dengan calon pembeli.

(das/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads